Danramil 07/Karangsambung Tinjau Tanah Retak Ancam Pemukiman Warga

Danramil 07/Karangsambung Tinjau Tanah Retak Ancam Pemukiman Warga

Danramil 07/Karangsambung Tinjau Tanah Retak Ancam Pemukiman Warga

KODIM 0709/KEBUMEN,  Tanah retak mengancam permukiman warga di dua desa di Kec. Karangsambung  Kab. Kebumen. Warga gelisah, karena tidak menutup kemungkinan, saat hujan lebat rekahan tanah akan melebar dan terjadi longsor.

Retakan tanah terjadi di Dusun Rawabayem Desa Wadasmalang dan di Desa Plumbon.

Tanah merekah terjadi di tebing, bahkan sepanjang 15 meter sudah longsor. Kondisi ini mengancam sekitar 20 rumah yang ada di atasnya yang hanya berjarak sekitar 25 meter dari retakan.

“Ya, kalau ini longsor bisa mengancam rumah yang berada di atasnya,” ujar Camat Karangsambung Rianto Setyo Hartono usai meninjau tanah retak di Desa Wadasmalang. Selain itu, tanah retak yang lebih lebar terjadi di bukit yang disebut Gunung Buto Ijo. Di bukit yang berada di Desa Plumbon itu terjadi rekahan mencapai 300 meter. Jika sampai longsor, material longsoran akan mengancam sekitar 100 rumah warga berada tidak jauh di bawahnya. “Kondisi ini sudah kami laporkan ke Bupati melalui BPBD Kebumen,” ujar Rianto Setyo yang meninjau lokasi bersama Danramil 07/Karangsambung Kapten Arh M Chumedi.

Sebenarnya, kata dia, tanah retak juga terjadi di Dusun Jatibungkus, Desa Langse. Namun rekahan tanah tersebut sudah ditutup dengan cara gotong-rotong masyarakat setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Adi Pandoyo telah berkoordinasi dengan tim Geologi untuk menangani rekahan di Wadasmalang dan Plumbon. “Hal ini diperlukan untuk penanganan tepat, sehingga mengurangi risiko terjadi tanah longsor,” ujarnya.

Bupati Kebumen H. Buyar Winarso, S. E meminta semua komponen siaga mengadapi ancaman bencana banjir dan tanah longsor. Selain kesiapan personel, peralatan, dan logistik, Pemkab Kebumen juga menyiapkan anggaran untuk penanganan bencana sebesar Rp 6 miliar yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen. “Untuk anggaran bencana merupakan dana APBD maupun bantuan dari APBN maupun Provinsi Jateng,” ujar Buyar Winarso usai apel siaga bencana di lapangan Bumi Perkemahan Widoro, Kecamatan Karangsambung, Kamis (15/1).

Selain itu, setiap satuan kerja terkait juga sudah melakukan persiapan menghadapi kemungkinan bencana. Kantor Ketahanan Pangan menyiapkan 88 ton gabah kering giling (GKG) di gudang cadangan pemerintah. Sedangkan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Nakertransos) menyiapkan 100 ton beras yang disimpan di Gudang Bulog Kebumen. “Sedangkan untuk puskesmas telah dibentuk tim reaksi cepat untuk penanggulangan bencana,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dokter Rini Krisatiani menyebutkan, korban bencana yang dirawat di rumah sakit tidak dibebani biaya.

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!”

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *