Penyemprotan Tanaman Kedelai pada Vase Pertumbuhan

Penyemprotan Tanaman Kedelai pada Vase Pertumbuhan

Penyemprotan Tanaman Kedelai pada Vase Pertumbuhan

KODIM 0709/KEBUMEN–  Penyemprotan tanaman pada vase pertumbuhan sangat diperlukan khususnya pada tanaman kedelai, hal ini dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, selain menggunakan pupuk organik. Penyemprotan yang bagus pada masa ini adalah penyemprotan pupuk cair perangsang akar, daun dan buah. Jenis – jenis pupuk yang digunakan adalah Larutan perangsang pertumbuhan akar bisa menggunakan tetes tebu, Larutan “D“ untuk pertumbuhan daun, Larutan “A” dan “B” untuk pertumbuhan batang, bunga dan buah. Semua jenis larutan ini bisa dibuat sendiri oleh para petani sebelum melakukan penyemprotan pada tanaman.

Proses penyemprotan untuk pemupukan diberikan setelah tanaman kedelai umur 2 minggu dan pemupukan diberikan setiap 2 minggu sekali yang dikenal dengan pemupukan sistim. Bila tanaman kedelai sudah mulai berbunga proses penyemprotan bisa dihentikan agar tidak mengganggu proses penyerbukan.  Pupuk tambahan juga perlu diberikan berupa pupuk kandang dan kompos agar tanaman kedelai mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan secata optimal.

Tanaman kedelai sebagian besar tumbuh pada daerah yang beriklim tropis dan subtropis, seperti halnya tanaman jagung namun demikian daya tahan tanaman kedelai lebih baik dari pada tanaman jagung. Pertumbuhan optimum tercapai pada suhu 10-25˚ C pada suhu yang lebih cenderung mengurangi hasil fotosintesis. Varietas kedelai berbiji kecil sangat cocok ditanam dilahan dengan ketinggian 0,5 – 300 m dari ketinggian permukaan air laut. Sedangkan varietas kedelai dengan biji besar cocok ditanam dilahan ketinggian 300 – 500 m dari permukaan air laut, bila lebih dari ketinggian tersebut biasanya pertumbuhannya sudah tidak baik/maksimal. (Permalink: https://www.kodim0709.com)

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat."Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *