Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jaringan Irigasi

Peletakan Batu Pertama  Pembangunan Jaringan Irigasi

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jaringan Irigasi

KODIM 0709/KEBUMEN – Babinsa Koramil Petanahan bersama Dinas UPT Pertanian Kec. Petanahan meninjau sekaligus melaksanakan pendampingan pertanian terkait pelaksanaan kegiatan upaya khusus (UPSUS) pembangunan jaringan irigasi, Minggu 10/5/15.  Tuntutan tersebut untuk membantu memajukan pertanian di Desa Banjarwinangun, dengan dibangunnya jaringan irigasi agar terpenuhinya kebutuhan air di area pertanian (persawahan).

Jaringan irigasi merupakan kumpulan beberapa beberapa saluran yang membawa air dari bangunan pengambilan ke sawah-sawah hingga ke petak tersier. Saluran terdiri dari saluran pembawa dan saluran pembuang. Saluran pembawa berfungsi membawa dengan debit tertentu (sesuai kebutuhan suatu area irigasi), dan saluran pembuang berfungsi untuk membuang air sisa pemakaian tanaman, kelebihan air, dan pergantian air.

Saluran terdiri dari saluran primer, saluran sekunder, saluran tersier, dan saluran kuarter. Saluran primer membawa air untuk melayani seluruh area sawah. Saluran sekunder membawa air untuk melayani beberapa petak sawah tersier (petak sawah sekunder terdiri dari beberapa petak tersier). Saluran tersier berukuran lebih kecil dari saluran sekunder dan saluran primer. Saluran tersier hanya melayani satu petak tersier. Satu petak tersier sawah berkisar antara 50 – 100 ha.

Adapun hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan jaringan irigasi adalah trase posisi saluran ditempatkan dan ukuran (dimensi) saluran.

  • Trase saluran

Trase adalah garis ketinggian atau elevasi muka tanah yang terdapat pada peta situasi sungai dimana akan ditempatkan saluran. Trase saluran primer sebaiknya berada pada elevasi yang lebih tinggi dari saluran lainya, agar air dapat mengalir secara gravitasi dan biaya juga lebih ekonomis.

  • Dimensi Saluran

Dimensi saluran adalah ukuran (tinggi dan lebar) saluran yang direncanakan untuk mengalirkan air ke sawah-sawah. Saluran didimensikan berdasarkan kebutuhan air sawah dan debit air yang tersedia pada bangunan pengambilan.

Dalam kegiatan pembanguanan jaringan irigasi tersebut Babinsa Koramil 16/Petanahan Serma Sutarno dan Serda Nurohman didampingi  PPL Petanahan Bapak Marwono, Bpk Eko, Kades  Bpk Bambang dan anggota Kelompok Tani yang di ketuai oleh Bpk Abadi ,sekitar 10 orang yang hadir dalam pengerjaan Irigasi tersebut. Pembangunan jaringan irigasi di Desa Banjarwinangun sepanjang 109 m, tinggi 60 cm, di perkirakan selesai 15 hari.

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat."Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *