Koramil 02/Gombong Gelar Komunikasi Sosial Bersama Para Tokoh Masyarakat

    Koramil 02/Gombong Gelar Komunikasi Sosial Bersama Para Tokoh Masyarakat

    Koramil 02/Gombong Gelar Komunikasi Sosial Bersama Para Tokoh Masyarakat

    KODIM 0709/KEBUMEN, Bertempat di Aula Koramil 02/Gombong, Danramil 02/Gombong Kpt Arm Sudarto melaksanakan komunikasi sosial bersama komponen masyarakat, meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk menjaga situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Kebumen Kususnya Kecamatan Gombong.  Sabtu (1/8/15).

    Untuk menciptakan situasi yang kondusif di masyarakat dan juga kerukunan antar umat beragama, maka perlu di bangun komunikasi sosial yang baik di masyarakat agar tercipta keharmonisan, dalam kesempatan itu Danramil 02/Gombong menyampaikan, marilah kita saling berjabatan tangan, saling bersilaturahmi agar hubungan bermasyarakat dan beragama terjaga dengan baik, karena beberapa waktu yang lalu kehidupan bermasyarakat dan beragama di Kabupaten Tolikara Papua telah ternodai dengan adanya pembakaran tempat Ibadah yang di lakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dengan adanya kejadian tersebut kita jangan sampai terpancing dan terprovokasi yang bisa memecah belah persatuan dan kersatuan bangsa.

    Dalam acara yang bertajuk Komunikasi Sosial tersebut di hadiri oleh tokoh agama dari NU Kyai Hilal dari Desa Kemukus, tokoh Nasrani Bp Pendeta Styo Purnomo, tokoh masyarakat Bp Sotopo HS, tokoh Pemuda Bp Riyadi dan komponen masyarakat lainya, dalam kesempatan itu seluruh komponen masyarakat di wilayah Kecamatan Gombong berjanji, akan menjaga keamanan dan kedamaian di masyarakat dan tetap saling bersilaturahmi antar umat beragama demi tetap kokohnya keutuhan NKRI.

    Untuk menciptakan rasa aman dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama, maka kita jangan sampai terprovokasi oleh isu – isu yang dapat memecah persatuan dan kesatuan, untuk mencapai hal itu kita harus bangun peradaban kehidupan masyarakat yang aman, damai dan tentram, agar tejadi kesinambungan antar pemeluk agama, sehingga akan tercipta ke harmonisan di masyarakat, walaupun kita berbeda suku dan agama tapi kita tetap satu yaitu bangsa Indonesia.

    Bagikan

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *