Kodim 0709/Kbm Menggelar Tasyakuran ke-54 HUT Korem 072/Pmk

    Kodim 0709/Kbm Menggelar Tasyakuran ke-54 HUT Korem 072/Pmk

    Kodim 0709/Kbm Menggelar Tasyakuran ke-54 HUT Korem 072/Pmk

    KODIM 0709/KBM – Dandim 0709/Kebumen Letnan Kolonel Inf Putra Widyawinaya, S.H menyerahkan tumpeng kepada prajurit Kodim termuda dalam rangka HUT Ke-54 Korem 072/ Pmk tahun 2015 di serambi Musholla Al Ikhlas yang dilanjutkan do’a bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan YME dengan do’a yang sampaikan oleh Ta’mir Ustadz Zaelani. Rabu (2/9/15).

    Adapun hikmah dari kegiatan ini untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa, syukur bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja yang pantas baik tempat dan waktunya dan sesuai menurut aturan agama, seperti halnya tasyakuran kali ini adalah wujud terimakasih kita selaku hamba Tuhan atas peringatan hari jadi Korem 072/Pamungkas  yang ke-54, pada hakekatnya kegiatan tasyakuran udah menjadi tradisi dalam mayoritas masyarakat kita ketika mendapatkan sebuah nikmat, mengadakan acara tasyakuran dan selametan. Tasyakuran tidak hanya pada acara seperti ini saja melainkan pada kegiatan lain seperti Orang yang akan berangkat haji, melakukan acara selametan haji. Orang yang hamil, mengadakan acara selamatan kehamilan. Ada juga acara selamatan Aqiqoh bagi anak yang baru lahir. Selain itu masih banyak acara-acara selametan yang lain.

    Tidak hanya selametan yang menjadi tradisi mayoritas masyarakat kita, tasyakuran juga menjadi acara rutin ketika misalnya telah memperoleh sebuah hajat ataupun kegembiraan. Tasyakuran misalnya dilakukan karena telah lulus ujian, baru selesai membangun rumah, membeli kendaraan baru dan sebagainya.

    Pada acara tasyakuran HUT Korem 072/Pamungkas kali ini, Dandim 0709/Kebumen Putra Widyawinaya, S.H menjelaskan makna tasyakuran dan selametan. Menurut beliau dinamakan selamatan karena penyelenggara selamatan ingin mendapatkan keselamatan dan dinamakan tasyakuran karena ada nikmat yang diperoleh. Karena ada nikmat maka diadakanlah acara tasyakuran, ini sudah sesuai dengan realita yang terjadi dimasyarakat.

    Orang yang malakukan selamatan haji misalnya, tentunya bertujuan agar perjalanan hajinya bisa selamat sampai tujuan dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat pula. Para Mahasiswa yang telah lulus dan wisuda sering kali mengadakan acara tasyakuran wisuda, tentunya hal itu dilatarbelakangi adanya nikmat yang diberikan oleh Allah SWT berupa kelulusan. Jadi kata kunci tasyakuran adalah nikmat dan kata kunci selamatan adalah selamat.

     

    Bagikan

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *