Koramil 02/Gombong Gelar Lomba Kicau Burung Ceria Dandim Cup

    Koramil 02/Gombong Gelar Lomba Kicau Burung Ceria Dandim Cup

    Koramil 02/Gombong Gelar Lomba Kicau Burung Ceria Dandim Cup

    KODIM 0709/KEBUMEN, Anggota Koramil 02/Gombong bekerjasama dengan paguyuban pecinta burung berkicau  melaksanakan kegiatan lomba burung berkicau ceria Dandim Cup 2015 dalam rangka rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI ke-70 dan HUT Kodam IV/Dip ke-65 tahun 2015 bertempat dilapangan swelogiri Gombong Kab. Kebumen. Minggu (18/10/15).

    Dalam lomba kali ini melibatkan para peserta dari seluruh wilayah Kab. Kebumen bahkan dalam lomba ini juga diikuti peserta dari luar Kebumen yakni Cilacap, Purworejo, Banjarnegara, Purwokerto, Yogyakarta dan Purbalingga, keluar sebagai pemenang juara umum Sdr Dony dari Bird Club Kebumen dengan burung jenis Murai Batu yang berhasil menggondol Tropi Dandim 0709/Kebumen.

    Dalam amanatnya Dandim 0709/Kebumen Letnan Kolonel Inf Putra Widyawinaya, S.H mengatakan, Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan sekaligus memupuk rasa persatuan dan kesatuan diantara para komunitas pecinta burung berkicau juga sebagai sarana pelestarian burung dari kepunahan, paparnya.

    Antusias warga dalam acara tersebut cukup respon akan keunikan burung-burung yang ditampilkan, hal ini tentunya merupakan bukti upaya pelestarian unggas yang harus tetap mendapat perhatian lebih. Terlebih berkaitan dengan momen peringatan HUT TNI ke-70 dan HUT Kodam IV/Dip ke-65 sangat tepat dan relevan sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air akan kekayaan suaka marga satwa asli Indonesia yang tidak dapat dipandang remeh.

    KRITERIA PENILAIAN

    Ada tiga kriteria dasar Penilaian Lomba Burung Berkicau yang disepakati. ketiga kriteria dasar penilaian tersebut adalah : irama dan lagu, volume dan suara, serta fisik dan gaya.

     IRAMA DAN LAGU

    Irama dan lagu ini menjadi penilaian utama dalam ajang lomba burung berkicau. Irama lagu adalah suatu bunyi yang memiliki alunan nada dengan tempo keytukan yang teratur dan serasi. Irama lagu meliputi kombinasi naik turun nya nada, kombinasi panjang pendek nya nada, dan permainan speed irama yang menjadi harmoni selaras (suatu lagu) dan enak di dengar (tidak fals). Iranma lagu yang baik adalah irama lagu yang lengkap (bervariasi, keaktifan bunyi ataugacor, ada tonjolan permainan speed ritme lagu, spasi nada, isian isian yang sesuai dengan nada nada yang lain, dan tidak terpotong potong serta tidak diulang ulang ). Irama lagu juga harus membentuk keserasian bunyi yang harmonis. Di samping itu, burung harus rajin melantunkan irama irama lagu yang memukau sewaktu mengikuti perlombaan. Terlalu lama ngetem dan sering  ngetem (kurang rajin berkicau), menjadi salah satu aspek penilaian di poin ini.

    VOLUME DAN SUARA

    Volume suara di sini bukanlah berarti peak power atau keras nya suara burung, tetapi lebih menitikberatkan pada kualitas suara burung tersebut. Bukan volume suara yang paling keras lah yang paling baik, tetapi harus ada unsur unsur lain nya seperti kemerduan suara. Kualitas volume suara burung yang baik adalah suara yang empuk (medium) tidakcempreng, bersih (kristal) tidak parau, dan bersuara nyaring (lantang).

    FISIK DAN GAYA

    Ada dua poin yang perlu akan dilihat dalam penilaian ini, yaitu fisik dan gaya.

    Pertaman.      Untuk penilaian fisik, dapat dilakukan dengan penglihatan secara langsung,  artinya pada saat perlombaan burung harus sehat, tidak ada cacat ( burung dalam kondisi utuh ), warna bulu burung yang baik dan sempurna, dan hal hal lain yang bisa terlihat. Terkadang kalau juri mengetahui ada kecacatan pada burung biarpun burung tersebut masuk nominasi koncer, walaupun sebenarnya juara I, namun karena ada cacat, tetap tidak bisa juara I.

    Kedua.            Untuk penilaian gaya, sangat dinamis tergantung masing masing karakter jenis burung. Tapi intinya, penilaian dititikberatkan pada gaya burung saat berkicau di atastangkringan, sehingga mampu tampil menarik. Burung dapat nagen atau antengberkicau tanpa loncvat loncat atau pun ngruji.

    Lomba burung berkicau  adalah sama seperti perlombaan burung bernyanyi, lomba burung berkicau dapat diartikan juga lomba seni suara burung, tentu nya yang menjadi penilaian paling utama adalah kualitas berkicaunya burung. Untuk dapat mengoptimalkan 3 kriteria dasar penilaian lomba burung berkicau di atas, memang sudah selayaknya di terapkan LOMBA BURUNG TANPA TERIAK. Agar kual;itas irama lagu burung burung yang dilombakan, benar benar dapat optimal dinilai dengan baik oleh para juri.

    Bagikan

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *