Aksi Gropyok Tikus Masyarakat Bersama Koramil 16/Petanahan

    Aksi Gropyok Tikus Masyarakat Bersama Koramil 16/Petanahan

    Aksi Gropyok Tikus Masyarakat Bersama Koramil 16/Petanahan

    KODIM  0709/KBM, Babinsa Koramil 16/Petanahan, Serda Daliyo bersama-sama dengan puluhan petani anggota Kelompok Tani Margorejo di Desa Grujugan Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen melakukan kegiatan gropyok tikus, Jum’at (18/12/2015).

    Hama tikus cukup meresahkan para petani disamping merusak bibit padi yang baru disemai, tikus betina dapat melahirkan 8 ekor anak tikus sekaligus. Kegiatan ini dinilai sangat efektif pasalnya tikus yang menyerang sawah petani hampir membuat putus asa mengatasi serangan hama tikus yang menyerang areal persawahannya. Berbagai cara dilakukan sebelumnya baik dengan racun ataupun jebakan tikus namun populasi tikus terus meningkat. Dibantu anggota TNI dari Koramil 16/Petanahan, puluhan petani beramai ramai berburu tikus dengan peralatan seadanya. Aksi gropyokan tikus ini terbukti efektif membunuh tikus yang bersembunyi di dalam lubang-lubang.

    Danramil 16/Petanahan Kapten Inf Agus Handoyo yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, gerakan pemberantasan hama tikus atau gropyok tikus merupakan suatu upaya awal yang berkesinambungan, artinya dilaksanakan secara terus menerus. Sebab hama tikus tidak bisa dibasmi secara tuntas dalam satu hari, namun dalam jangka waktu yang lama dan ini hanya bisa mengurangi populasinya saja. Mengingat satu pasang tikus dapat mengembangbiakkan kurang lebih 2000 tikus selama satu tahun. Setiap hari sebetulnya para petani sudah melakukan perburuan terhadap hama tikus, yaitu dengan cara memberi umpan racun dan perburuan dengan cara lain, namun sifatnya hanya perorangan.

    Dari aksi gropyokan tikus Koramil bersama warga mendapat ratusan ratusan ekor tikus, yang berhasil ditangkap dan dimusnahkan. Dengan musnahnya hama tikus ini diharapkan hasil panen padi akan meningkat, sekaligus bisa menjadi penyokong lumbung pangan nasional, sesuai dengan program Swasembada Pangan.

    Bagikan

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *