Kodim 0709/Kebumen Genjot Produktifitas Pertanian dengan Percepatan Tanam dan Mordenisasi Pertanian

Kodim 0709/Kebumen Genjot Produktifitas Pertanian dengan Percepatan Tanam dan Mordenisasi Pertanian

Kodim 0709/Kebumen Genjot Produktifitas Pertanian dengan Percepatan Tanam dan Mordenisasi Pertanian

Kodim 0709/KEBUMEN, Komoditas pangan utama di Indonesia adalah padi. Dalam hal memperkuat ketahanan pangan nasional diperlukan swasembada beras berkelanjutan. Untuk mewujudkannya dengan segera harus ditunjang dengan metode teknis pelaksanaan yang mampu mempercepat capaian tersebut, di antaranya adalah percepatan tanam padi.

Saat ini telah dibuat mesin tanam padi (rice transplanter), yang dengan bantuan operator dapat melakukan tanam padi secara otomatis. Sistem tanam modern tersebut mampu meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan hasil produksi pertanian (bila dibandingkan dengan cara tanam menggunakan tenaga manusia).

Seperti halnya yang dilaksanakan Kodim 0709/Kebumen secara terpadu dan lintas sektoral menggelar kegiatan peningkatan produktifitas dan percepatan tanam dengan menggunakan alat yang modrn, di Ds.Bendungan Kec. Kuwarasan Kab. Kebumen Rabu (23/12/15).

Kegiatan ini digelar Kodim 0709/Kebumen bersama dengan Gapoktan Mekar Jaya I  dengan luas tanam mencapai 48 Hektare, kegiatan yang dihadiri Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Putra Widyawinaya, S.H, Pj Bupati Drs. H. M. Arief Irwanto, M.Si, Kadistannak Kab. Kebumen Ir. Pudji Rahayu, Kapolres Kebumen AKBP Faizal, SIK, MH, Anggota DPRD Kebumen  Sucipto, Camat Kuwarasan, Kadis SDA ESDM Kab. Kebumen, Para Danramil, Para Kapolsek, para Pok Tani dan Gapoktan se- Kec. Kuwarasan kegiatan juga dihadiri para tokoh masyarakat dan warga desa setempat sebanyak 101 orang, kegiatan tanam kali ini menggunakan bibit padi Mikongga.

Seusai menanam padi dengan mesin Rice Transplanter, Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Putra Widyawinaya, S.H menyampaikan bahwa tahun 2015 berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik bahwa Produktifitas padi di Jawa Tengah mengalami peningkatan, ditambahkan, untuk kabupaten Kebumen sendiri memberikan kontribusi yang besar. Bahkan kabupaten Kebumen disebut sebagai lumbung beras Jawa Tengah, dilihat pada musim kemarau ada beberapa wilayah di kabupaten Kebumen yang masih mampu menuai hasil panen.

Selain itu, Pemerintah terus mengupayakan modernisasi alat pertanian, pemerintah secara bertahap memberikan bantuan kepada kelompok tani di wilayah yang minim tenaga kerja. Alat pertanian modern seperti traktor, transplanter, alat tanam, dan combine harvester alat penen disalurkan guna efisiensi dan efektifitas kegiatan pertanian.

“Seperti Combine Harvester satu hektar 2-3 jam selesai memanen. Sehingga bisa memaksimalkan hasil panen, yang hilang hanya 0,2 persen. Sementara Transplanter petani hanya membutuhkan waktu 4 jam, jika dengan tenaga manusia bisa 2-3 hari dan alat ini bisa menggantikan 20 tenaga pekerja.”jelasnya

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kebumen Ir. Pudji Rahayu mengatakan, dalam mendukung percepatan hasil panen kabupaten Kebumen, pihaknya telah memfasilitasi kelompok tani dengan bantuan peralatan pertanian modern, seperti mesin tanam transplanter. Sementara itu, Kadis Tannak berharap Kebumen bisa memenuhi target yang ditetapkan pemerintah untuk produksi padi. Ia yakin dengan kerjasama semua pihak baik Dinas terkait termasuk TNI dalam mengawal pendistribusian pupuk hingga pendampingan kepada petani target bisa tercapai.

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat."Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *