Pos Ramil 10/Padureso Latihkan Guru Wasbang dan Peraturan Baris Berbaris

    Pos Ramil 10/Padureso Latihkan Guru Wasbang dan Peraturan Baris Berbaris

    Pos Ramil 10/Padureso Latihkan Guru Wasbang dan Peraturan Baris Berbaris

    KODIM 0709/KEBUMEN – Sejumlah anggota Pos Koramil 10/Padureso yang dipimpin Kapos Padureso Pelda Warsino memberikan kegiatan bela Negara kepada 40 orang guru sekolah dasar di wilayah Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen dalam rangka pembinaan kegiatan fisik berupa latihan penghormatan, peningkatan sikap kedisiplinan dan mengikuti kegiatan latihan baris berbaris yang digelar dihalaman kantor Camat Padureo, Rabu (27/1/16).

    Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama pihak UPT Kecamatan  Padureso dengan Pos Ramil 10/Padureso, selain materi fisik yang diberikan juga materi berupa teori wawasan kebangsaan.

    Ini perlu diberikan guna membentuk sikap dan karakter guru, guna menjadi contoh bagi para anak didiknya dilingkungan sekolah maupun dilingkungan jajaran Muspika, kegiatan ini selain juga mempersiapkan para guru yang nantinya bertugas sebagai petugas upacara setiap hari senin.

    Pemberian materi kali ini juga diarahkan kepada pembentukan karakter dasar yang telah didapat sang guru, juga sebagai langkah mengingat kembali kemampuan perorangan.

    Warsino mengatakan, kegiatan ini penting diikuti oleh tenaga pendidik atau guru, jarena menurut Warsino dengan bekal wawasan kebangsaan dan pembinaan fisik yang baik, maka para guru bisa memberikan pemahaman wawasan kebangsaan yang baik pula kepada anak didiknya.

    Untuk itu, Warsino meminta kepada guru semua mata pelajaran untuk meluangkan waktu memberikan pamahaman wawasan kebangsaan kepada anak didiknya dan mengajarkan penghormatan dan tata cara sikap berbaris yang benar.

    “Luangkalah waktu minimal lima sampai denngan sepuluh menit untuk mengaplikasikan wawasan kebangsaan ini kepada anak didik,” kata Warsino dalam sambutannya.

    Hal tersebut perlu dilaksanakan oleh semua guru. Karena saat ini seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, wawasan kebangsaan masyarakat mulai menurun.

    Dengan begitu, diharapkan generasi penerus akan sadar dan mencintai tanah air Indonesia.

    Warsino juga berharap agar hal tersebut benar-benar diaplikasikan oleh guru. Sehingga, wilayah Padureso bisa menjadi percontohan dalam wilayah lain. (pard)

     

    Bagikan

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *