Babinsa Pos Ramil Poncowarno Perangi Hama Wereng

    Babinsa Pos Ramil Poncowarno Perangi Hama Wereng

    Babinsa Pos Ramil Poncowarno Perangi Hama Wereng

    KODIM 0709/KEBUMEN – Danpos Koramil Poncowarno Pelda Muji Slamet bersama dengan PPL Hartono, melakukan pengamatan terhadap hama wereng yang menyerang tanaman padi milik warga di lingkungan RT 03 RW 01 Desa Blater Kecamatan Poncowarno Kab. Kebumen, Senin (15/2/16).

    Wereng penggerek batang yang menyerang tanaman padi varietas IR 64 ini dengan luas lahan 200 ubin yakni milik Bapak Sutarmo warga Desa Blater yang juga anggota Kelompok tani Mekar Hastuti, mengaku kaget, pasalnya selama kurun waktu dua tahun terakhir pihaknya dikejutkan dengan munculnya hama tanaman tersebut, namun pihaknya telah meminta bantuan guna penanganan agar penyebarannya dapat diantisipasi.

    Menurut keterangan PPL Sutarno, hama ini muncul akibat dari, tidak waspadanya dan tanggap situasi dan terlambat dalam pengendalian wereng dan penggerek batang maka tidak mustahil jika kita biarkan maka kita akan kehilangan hasil panen kita 100 %. Dalam pengendalian kedua hama tersebut tidaklah harus selalu menggunakan insektisida kimia. Ada sebuah alternatif lain yang dapat kita coba untuk mengendalikan kedua hama ini secara organik.

    Alasan kenapa kita selalu dianjurkan menggunakan bahan organik adalah karena bahan tersebut bisa didapat tanpa membeli, bisa dibuat sendiri dan harganya biasanya relatif lebih murah, yakni dengan cara menyiapkan bahan bahan sebagai berikut :

    1. 20 liter air.
    2. Brotawali 2 kg (boleh daun atau batangnya).
    3. Lengkuas/laos 2 kg.
    4. Kluwak muda 15 biji dan
    5. Lima lembar daun lidah buaya untuk perekat.

    Adapun cara penggunaannya yakni sebagai berikut :

    1. Semua bahan ditumbuk dan disimpan (difermentasi) pada wadah tertutup selama 3 hari. 2. Kemudian disaring.
    2. Aplikasi/penggunaan pada saat penyemprotan yaitu 2 gelas aqua (250 ml) untuk satu tangki (10 liter) Kalo kita lihat ada kandungan apa dari bahan-bahan yang digunakan tersebut diatas :
    1. Brotowali mengandung : Pikoretine; Alkaloida; Berberin; Columbin.
    2. Rasa pahit pada kluwak disebabkan kandungan hydrocyanic acid.
    3. Lengkuas/laos mengandung minyak terbang, minyak atsiri, eugenol, seskuiterpen, pinen, metil sinamat, kaemferida, galangan, galangol dan kristal kuning.
    4. Dan kandungan gel lidah buaya adalah air (98,5%), karbohidrat (0,3%), asam amino, lipid, sterol, tanin, dan beberapa enzim. (pard)

     

     

    Bagikan

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *