Tim Sergap Sterad Tinjau Serapan Gabah Petani Kebumen

Tim Sergap Sterad Tinjau Serapan Gabah Petani Kebumen

Tim Sergap Sterad Tinjau Serapan Gabah Petani Kebumen

KODIM 0709/KEBUMEN, Dandim 0709/Kebumen Letnan Kolonel Czi Priyo Sambodo. S.I.P menerima kunjungan kerja tim Sergap (Serapan Gabah Petani) dari Sterad yang dipimpin oleh Waaster Brigjen TNI Sudarto meninjau kegiatan serapan gabah petani yang dilakukan Kodim 0709/Kebumen, Selasa (16/8/16).

Tim yang beranggotakan 5 orang tersebut disambut Dandim 0709/kebumen Letkol Czi Priyo Sambodo, S.I.P yang didampingi para Pasi Kodim dengan seluruh para Danramil jajaran Kodim 0709/Kbm, yang dilanjutkan pemaparan Sergap Kebumen kepada tim dan pengarahan kepada di aula Makodim 0709/Kebumen.

Hadir dalam kunjungan tim Sergap Sterad kali ini Kolonel Arm Imer PH Butar Butar (Tim Sergap Sterad), Ketua Sub Drive Bulog wilayah Kedu Bapak Elang, para Pasi Kodim, para Danramil jajaran Kodim, Kadistannak Kebumen Ir.Pudji Rahayu, Manager UPGT kantor Bulog Kebumen Bpk Andrika beserta 1 orang staf dan Kepala gudang Bulog Kebumen Bpk Edi Sis beserta 1 orang staf

Dalam kegiatan tersebut Dandim 0709/Kebumen mengatakan, Kodim 0709/Kbm yang telah dikerjakan dan akan dikerjakan pada bulan Agsutus, tentang data luas sawah,data realisasi panen bulan Agustus, target realisasi sergap 28.00 ton. Dan hari ini 19.150.000 ton, kegiatan yang telah dilaksanakan pembuatan pos gudang bulog dan giat sergap disawah koordinasi dengan Bulog, pembelian gabah ditempat penggilingan tiap kecamatan, hal ini seusai laporan para Babinsa jajaran Kodim,

Dikatakan juga adanya hambatan, kwalitas beras/gabah masih ditemukan adanya kadar air masih yang tinggi, sehingga tidak dapat diserap oleh Bulog, disamping harga masih tinggi dari pembelian Bulog, tengkulak beras/gabah, spes gudangbulog terbatas dalam penyimpanannya, dijelaskan Dandim bahwa upaya yang dilakukan Babinsa, meminta meningkatkan kwalitas gabah /beras petani, melaks pemantuan harga beras di Kebumen, tim Posko mendatangi petani, Gapoktan dengan operasi ke desa-desa dan melakukan penyerapan gabah petani,

Dalam kesempatan yang sama ketua tim Sergap Sterad Brigjen TNI Sudarto juga mengatakan, Terimakasih kepada Dandim, Kadistanak dan Bulog kami tim sergap dari Sterad bisa hadir di Kebumen, menyikapi program pemerintahan Jokowi prihatin dengan kondisi pangan kita/beras selalu impor termasuk Sembako, sedangkan negara kita negara agraris sehingga bertekad mulai tahun 2014 s.d tahun 2019 harus surplus pangan/beras secara Nasional, selanjutnya eksekutor pembelian beras adalah Bulog, namun penyerapan beras/gabah masih rendah sehingga ada MoU antara TNI-AD, Mentan dan Bulog yang mempunyai target 3 tahun penyerapan gabah petani mencapai 4 juta ton tingkat nasional/kondisi surplus, hal inilah yang mendasari terbentuknya tim Sergap (serap gabah petani).

Tahun pertama pemerintahan Jokowi sebenarnya surplus beras namun kemana berasnya karena kenyataannya masih ada impor beras, harapan tahun kedua bisa betul-betul surplus pangan/beras sehingga tidak perlu impor beras.

Dari laporan Kebumen baru mencapai 50% dalam penyerapan gabah petani sedangkan bulan September harus mencapai 100% sehingga antara Kodim, Distanak dan Bulog lebih kerja keras agar pada bulan September mencapai target 100%, hal ini perintah dan harus sukses jangan ada kegagalan, koordinasi semua pihak agar lebih greget lagi karena bila gagal maka ada sangsi.

Bila gabah kering giling dari 1 kwintal menjadi beras antara 63 Kg berarti berat gabah menjadi beras setiap 1 kwintal antar 65%, tinggal dikalikan berapa kebutuhan/target penyerapan yang harus dicapai, yang terpenting antara Kodim, Distanak dan Bulog bekerjasama jangan bekerja sendiri-sendiri agar target 100% bisa terpenuhi pada bulan September, Hasil Panen di Jogja sekarang beras ada beras premiun/super dengan harga kira kira 8.600/kilo dan dijual dibelikan beras medium sehingga ada keuntungan,kalau perlu koordinasi antara Kodim, para Danramil beli gabah petani dijual ke Bulog, dan kerjasama dengan mitra, hal ini yang dilakukan Satker Jogja, intinya silahkan koordinasi sebaik- baiknya, dalam upaya khusus ini sehingga target tercapai, katanya.

Dalam sambutannya Kadistanak Kebumen Ir. Pudji Rahayu juga mengatakan, “ Kami dengan Kodim, para Babinsa telah berkoordinasi dalam penyerapan gabah dan rencana kami ada 11.000 dibagi 4 ton mungkin bisa tercapai dengan luas lahan yang ada, dan masih ada kesempatan panen dibulan September, semoga target yang ditetapkan 100% pada bulan September bisa tercapai, dengan menggerakkan penyuluh dan koordinasi dengan para Babinsa yang sudah berjalan dengan baik, kegiatan Penyuluh, para Babinsa dan Gapoktan yang ada, bisa dimanfaatkan oleh Bulog sehingga lebih efektif menggerakkan rekan-rekan di lapangan dalam rangka penyerapan gabah para petani, menurut Pudji, pihaknya mencoba mengambil rata-rata sasaran, perkecamatan jangan terpaku pada angka 19 ribu nanti kita pusing, dan sasaran bila tiap desa 16,6 ha perdesa, dan tiap petani/Gapoktan dengan anggota 20 orang dengan mengaktifkan lagi para penyuluh beban kita lebih ringan,

Dalam hal tersebut Pasiter Dim 0709/Kebumen Kapten Inf Catur Teguh W mengatakan, upaya kami dari Kodim dan para Danramil sudah langsung terjun ke desa- desa/penggilingan dan yang jadi malasah kadar air gabah, sebenarnya kondisi gabah sangat melimpah karena Kebumen juga menjadi bagian lumbung padi Jateng, sehingga pada bulan September bisa mencapai target, katanya ditambahkan Ka Gudang Bulog Edi Sis bahwa target Kebumen penyerapan beras pada Bulan September tinggal 1 kali penyaluran Raskin dan gudang kita fokus untuk penyerapan gabah, mitra kita di Kebumen banyak namun yang menjadi momok mereka takut terkena pajak bila menggunakan benderanya sendiri sehingga memakai bendera Gapoktan, sehingga kedepan kita harus koordinasi secara intensif kepada mitra dan juga para Gapoktan, dalam pemenuhan target, imbuh Ka Gudang Bulog.

Kolonel Arm Imer PH Butar Butar juga mengatakan, Serapan gabah ini sudah ada dasar hukumnya yaitu Permekeu RI No 16 tahun 2016 masalah penyerapan gabah dari mitra Bulog tidak ada pajak.

Usai pertemuan di Aula Kodim tim Sergap Sterad, selanjutnya tim meninjau penyerapan gabah di Desa Tanjungsari Kec.Kutowinangun, kemudian dilanjutkan kunjungan ke gudang Bulog kabupaten Kebumen dan di lanjutkan ke wilayah Koramil 17/Adimulyo.Kegiatanpun selesai sekitar pukul 15.00 WIB. (Pard).

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *