Tanamkan Nasionalisme Melalui Pembinaan Saka Wira Kartika

Tanamkan Nasionalisme Melalui Pembinaan Saka Wira Kartika

Tanamkan Nasionalisme Melalui Pembinaan Saka Wira Kartika

KODIM 0709/KEBUMEN, Bati Tuud Koramil 05/Karanggayam berikut dua orang anggotanya Serda Sofyan dan Serka Sukadi melaksanakan pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Wira Kartika dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran bela negara dengan metode materi pengetahuan, keterampilan dan ketangkasan yang diikuti 40 orang siswa-siswi Pramuka SMK Negeri 1 Karanggayam, Minggu (16/10/16).

Materi yang diberikan secara beragam dan dalam bentuk yang unik serta permainan (game) dari para pelatih yang merupakan anggota TNI dari Koramil 05/Karanggayam, diantaranya materi baris-berbaris (PBB), tata cara penghormatan (PPM), dan diselingi dengan materi game (permainan).

Selain materi yang disajikan di lapangan, para pelajar yang merupakan calon Pramuka Laksana juga mendapat pembekalan tentang wawasan kebangsaan dan ancaman degradasi moral bangsa khususnya para generasi muda di era pesatnya arus informasi dewasa ini.

Dijelaskan Marsudi, Bahwa era arus informasi memiliki sisi baik dan buruk terhadap pendidikan dan perkembangan moral bangsa apalagi bagi para generasi muda yang siap menjadi penggati dimasa datang. Disatu sisi, arus informasi merupakan harapan yang akan memberikan berbagai kemudahan bagi kehidupan manusia. Namun disisi lain, era informasi ini juga memberikan dampak yang sangat merugikan. Dengan perkembangan sektor teknologi dan informasi, manusia tidak lagi harus menunggu waktu, untuk bisa mengakses berbagai informasi dari seluruh belahan dunia, bahkan yang paling pelosok sekalipun. Kondisi ini menjadikan tidak adanya sekat serta batas yang mampu untuk menghalangi proses transformasi kebudayaan.

Dalam konteks ini, kebudayaan barat yang telah melangkah jauh dalam bidang industri serta teknologi informasi, menjadi satu-satunya pilihan, sebagai standar modernisasi, yang akan diikuti dan dijadikan kiblat oleh setiap individu. Arus informasi menyebabkan perubahan sosial yang memunculkan nilai-nilai yang bersifat pragmatis, materialistis dan individualistik.

Berbagai perilaku destruktif, seperti alkoholisme, seks bebas, aborsi sebagai penyakit sosial yang harus diperangi secara bersama-sama. Sehingga kenyataan ini menjadikan banyak orang yang tidak lagi mempercayai kemampuan pemerintah, untuk menurunkan angka kriminalitas serta berbagai penyakit sosial lainnya.

Dari gambaran diatas, terlepas dari mana yang paling signifikan, namun kenyatan tersebut, telah menjadikan pendidikan moral serta agama sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi penyakit serta krisis sosial yang ada ditengah masyarakat.

Dalam kontek Negara Kesatuan Republik Indonesia, runtuhnya nilai moralitas serta norma agama dikalangan masyarakat dan para pemimpin bangsa, sebenarnya sangat pantas untuk kita kemukakan kepermukaan, dalam upaya menemukan solusi bagi penyelesaian krisis multidimensional yang ada. Karena ketidak mampuan bangsa ini bangkit dari keterpurukan, lebih diakibatkan oleh kurangnya kebersamaan serta rasa saling menang dan meraih keuntungan sendiri, diantara setiap elemen bangsa. Kesadaran dari masing-masing individu serta kelompok akan kemaslahatan bersama-lah, yang akan menjadi solusi paling tepat bagi upaya penyembuhan penyakit sosial yang ada.

Dengan begitu, pendidikan moral dan agama, menjadi sangat mutlak bagi terbangunnya tata kehidupan masyarakat yang damai, adil makmur dan bermartabat. Terlebih lagi, dalam konteks kehidupan global yang semakin transparan dan penuh kompetisi, nilai agama dan moralitas merupakan benteng agar setiap individu tidak terjerumus dalam prakti kesewenag-wenangan dan ketidak adilan.

 

 

 

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *