450 Siswa Ponpes Al Kamal Kuwarasan Menerima Pembekalan Karakter Bangsa

450 Siswa Ponpes Al Kamal Kuwarasan Menerima Pembekalan Karakter Bangsa

450 Siswa Ponpes Al Kamal Kuwarasan Menerima Pembekalan Karakter Bangsa

KODIM 0709/KEBUMEN,  Bertempat di Masjid Miftahul Anwar Ponpes Al Kamal Kec. Kuwarasan, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembekalan bagi seluruh siswa SMK dan MA Nurrohmah Ponpes Al Kamal Kec. Kuwarasan dengan narasumber Kasdim 0709/Kebumen Mayor Inf Djumantar tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang diikuti oleh 450 Siswa SMK dan MA Nurrohmah Ponpes Al Kamal Kuwarasan dengan materi sosialisasi Era Globalisasi dan Perspektif Ancaman terhadap keutuhan NKRI, Rabu (23/11/16).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini, Kasdim 0709/Kebumen Mayor Inf Djumantar, Kepala Sekolah SMK dan MA Nurrohmah Ponpes Al Kamal Ust. Drs. H. Sobirin, para Guru, para Pengasuh Ponpes Al Kamal, Pasiter Dim 0709/Kebumen, Danramil 19/Kuwarasan dan para Siswa SMK dan MA Ponpes Al Kamal Kuwarasan.

Dalam sosialisasinya Kasdim menyampaikan tentang perkembangan global saat ini dan perspektif ancaman bagi bangsa Indonesia kedepan sebagai berikut :

  1. Terjadinya persaingan ekonomi diantara negara-negara di dunia. Indonesia yang memiliki kemampuan pertumbuhan ekonomi ke 8 dunia telah mengakibatkan banyak negara yang mencoba untuk menguasai Indonesia dan menghancurkan ekonomi Indonesia dengan berbagai cara sehingga diharapkan Indonesia tergantung kepada negara-negara asing.
  1. Gejolak di Timur Tengah pada saat ini karena energi minyak yang menjadi perebutan negara-negara yang tidak memiliki kekayaan SDA berupa minyak terhadap negara-negara penghasil minyak sehingga saat ini terjadi Arab Spring seperti Irak, Suriah, Libya, Mesir, Kuwait, Kongo, Sudan, Nigeria, Yaman dan Ukraina, sehingga 70 % perang tersebut berlatar belakang perebutan energi.
  1. Kesuburan negara-negara di wilayah ekuator (termasuk di dalamnya Indonesia) menjadi target dan incaran bagi negara-negara asing untuk menguasai Indonesia, hal ini karena kekayaan alam dan energi hayati yang ada didalamnya dengan tujuan akhir mencari pangan, air dan energi. Sehingga peta konflik (perang) akan bergeser dari perang di wilayah Arab ke arah negara-negara ekuator, yang tidak menutup kemungkinan juga termasuk didalamnya ialah Indonesia.
  1. Ancaman secara nyata yang ada di Indonesia adalah terjadinya sengketa di Laut Cina Selatan (LCS) yang melibatkan Tiongkok dengan Vietnam dan Filipina secara tidak langsung dikhawatirkan akan menimbulkan dampak terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  1. Disisi lain keberadaan FPDA atau negara-negara persemakmuran Inggris Raya yakni (Malaysia, Filipina, Singapura, Selandia Baru dan Australia) menjadikan Indonesia berada di tengah kekuatan yang dikhawatirkan dapat mengancam kedaulatan Indonesia, disisi lain ancaman yang masih dan akan terus berlangsung yakni ancaman terorisme yang ditandai dengan perekrutan anak-anak Indonesia yang berlatih kemiliteran di Suriya, masalah Narkona juga menjadi Ancaman tersendiri dan sesuai data pada tahun 2016 sekitar kurang lebih 5,1 juta jiwa penduduk (2% dari jumlah penduduk Indonesia) telah menyalahgunakan Narkoba, dan 15.000 jiwa meninggal setiap tahun, sehingga ini sangat berbahaya dan jumlah korban ini melebihi jumlah korban terorisme, yang semua ini didesain pihak luar agar generasi Indonesia adalah generasi yang kalah (Lost Generation) inilah perang candu.
  1. Kasdim juga menjelaskan tentang bagaimana cara kita mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut…? Tentunya dengan selalu berpegang teguh kepada Pancasila yang diimplementasikan dalam setiap kehidupan sehari-hari. Sejarah telah membuktikan bahwa dengan Kebangkitan Bangsa Indonesia, yang dimulai dari lahirnya Kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan lainnya sampai dengan Kebangkitan Nasional pada tahun 1908 dan Sumpah Pemuda tahun 1928, bangsa kita tampil sebagai bangsa pemenang.
  2. Untuk itu kita satukan visi, dan persepsi kita untuk Indonesia jaya, Banggalah jadi bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan alam hayati dan non hayati yang patut kita jaga dan kita syukuri bersama, perkuat kebhinneka Tunggal Ikaan kita dan jangan terlena bahwa pesan Presiden Pertama Soekarno mengatakan ”KEKAYAAN ALAM INDONESIA SUATU SAAT NANTI AKAN MEMBUAT IRI NEGARA-NEGARA DI DUNIA dan PERJUANGANKU LEBIH MUDAH KARENA MENGUSIR PENJAJAH, namun PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT KARENA MELAWAN BANGSAMU SENDIRI”
  3. Optimalkan peran dan budaya belajar dalam menyiapkan diri dimasa depan dalam menghadapi pengaruh asing, ajak seluruh komponen bangsa agar tidak mudah terpropokasi oleh hasutan-hasutan yang akan memecah belah bangsa melalui metoda keteladanan diri yang nantinya akan menyeluruh ke berbagai elemen masyarakat lainnya sampai dengan tingkat RT, RW dan Desa.
  1. Usai kegiatan Kasdim memberikan pesan kepada para siswa agar nasionalisme tetap dijaga dan nasionalisme tidak akan hidup subur, jika tidak berada dalam tamansarinya internasional, untuk bisa makin mencintai INDONESIA kita tidak perlu lagi menciptakan musuh bersama, kecintaan kita pada Bangsa INDONESIA atau nasionalisme kita akan semakin meningkat, manakala banyak anak bangsa yang ‘BERKUALITAS’ dunia.

Antusias peserta terlihat ketika usai pemaparan Kasdim disambut dengan berbagai pertanyaan para siswa antara lain :

  1. Oktizin Rakhmat Syafrudin Kelas XI IPS, Jika ancaman tersebut sudah terdeteksi, apa upaya dari bangsa Indonesia, apakah hanya dalam forum seperti ini…?
  1. Ashar Sahal Mahfud Kelas X IPA, Upaya kita sebagai pelajar dalam menanggapi kondisi lingkungan sekitar terhadap bahaya Narkoba…?
  1. Lilis Sulistyo Dwi. K Kelas XII IPA, Bagaimana cara Indonesia mengatasi ekonomi negara yang sangat rendah, apakah hanya memanfaatkan sumber daya alamnya baik dari darat maupun laun… ? (Pard)

 

 

 

 

 

 

 

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!”

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *