Dialog Dan Silaturahmi Capai Kebumen Kondusif

Dialog Dan Silaturahmi Capai Kebumen Kondusif

Dialog Dan Silaturahmi Capai Kebumen Kondusif

KODIM 0709/KEBUMEN,  Sedikitnya 150 peserta dari anggota Polres Kebumen, Para Ulama, Umaro, tokoh agama se- Kab. Kebumen dan anggota Kodim 0709/Kebumen melaksanakan kegiatan dialog dan silaturahmi antar umat beragama yang di Gelar di Gedung Tri Brata Polres Kebumen, Jum’at (18/11/16).

Dalam dialog kali ini menghadirkan sejumlah tokoh dan jajaran FKPD se Kebumen diantaranya :

1)         Wakil Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfud.

2)         Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH, SIK, MH.

3)         Dandim 0709/Kebumen Letkol Czi Priyo Sambodo, S.I.P.

4)         Kajari Kebumen Drs. Harto, SH.

5)         Kepala Kementerian Agama Kab. Kebumen H. Masmin, S.Ag.

6)         Pengasuh Ponpes Al Dadiri Kebumen KH. Qozaki.

7)         Ketua PBNU Kab. Kebumen KH. Maskur Rozak.

8)         Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda se Kab. Kebumen.

9)         Peserta undangan 150 orang.

Dalam dialognya Dandim 0709/Kebumen Letkol Czi Priyo Sambodo, S.I.P menyampaikan materi sosialisasi pengarahan Panglima TNI dengan tema Era Globalisasi dan Perspektif Ancaman Negara Kesatuan Republik Indonesia disamping itu Dandim juga mengatakan, “Mari kita sama-sama mewujudkan situasi Kab Kebumen yang kondusif. Nikmat kedamaian keragaman merupakan modal perwujudan kelangsungan pembangunan, mari kita saling menghormati, menghargai demi terciptanya  keaneka ragaman dalam beribadah. Kita wajib menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan kita ikuti sesuai aturan yang berlaku, 80 % aspirasi sudah tersalurkan dan kita berharap pada tanggal 25 Nov 2016 nanti warga Kab Kebumen tidak ada yang ikut ke Jakarta. Saya juga mengapresiasi pentingnya silaturahmi ini sebagai wadah pemersatu segenap eleman bangsa dalam menjaga keaneka ragaman untuk kelancaran proses pembangunan di wilayah Kab. Kebumen. Telah terjadi persaingan ekonomi diantara Negara negara di dunia. Indonesia yang memiliki kemampuan pertumbuhan ekonomi ke 8 di dunia telah mengakibatkan banyak negara yang mencoba untuk menguasai Indonesia dan menghancurkan ekonomi Indonesia dengan berbagai cara sehingga diharapkan Indonesia tergantung kepada negara asing.

Perang yang terjadi di dunia pada saat ini adalah karena energi alam (minyak) yang menjadi rebutan negara negara yang tidak memiliki kekayaan SDA berupa minyak terhadap negara penghasil minyak sehingga saat ini terjadi Arab Spring yaitu di negara Irak, Suriah, Libya, Mesir, Kuwait, Kongo, Sudan, Nigeria, Yaman dan Ukraina, sehingga 70 % perang dunia saat ini terjadi dengan latar belakang energi.

Kesuburan Negara di wilayah equator (termasuk di dalamnya Indonesia) menjadi target negara asing untuk menguasai Indonesia berikut kekayaan alam dan energi hayati yang ada di dalamnya dengan tujuan akhir mencari pangan, air dan energi. Sehingga peta konflik (perang) akan bergeser dari Perang di wilayah Arab ke arah Negara ekuator

Ancaman secara nyata yang ada di Indonesia adalah terjadinya sengketa di laut Cina Selatan yang melibatkan Tiongkok dengan Vietnam dan Filipina secara tidak langsung dikhawatirkan akan menimbulkan dampak terhadap kedaulatan Negara Indonesia.

Keberadaan negara persemakmuran Inggris raya (Malaysia, Filipina, Singapura), Selandia Baru, Australia dan Vietnam menjadikan Indonesia berada di tengah kekuatan yang dikhawatirkan dapat mengancam keadulatan Indonesia

Ancaman terorisme

Ancaman Narkoba

Cara mengatasi permasalahan adalah dengan selalu berpegang teguh kepada Pancasila yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

Sejarah kebangkitan Bangsa Indonesia, mulai dari lahirnya Kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan lainnya sampai dengan Kebangkitan Nasional pada tahun 1908 dan Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Papar Dandim

Hal senada juga disampaikan Ketua PBNU Kab. Kebumen KH. Maskur Rozak. Kami sepakat duduk bersama seperti ini berdiskusi bila perlu berdzikir smoga kondisi Kebumen tetap kondusif, semoga rahmat Alloh SWT senantiasa tercurahkan kepada kita sekalian dan turun ke orang-orang yang tidak senang terhadap kita, kita sudah terbiasa berdiskusi lintas agama, dengan adanya perkumpulan ini semoga semua diberi keberkahan lahir dan batin.

Sambutan juga disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Dadiri Kuwarasan Kab. Kebumen KH. Qozaki. Demi misi bangsa, warga NU merupakan membentuk konsesus bersama warga Muhammadiyah dan lainya untuk menciptakan iklim sehat dan kondusif.

Dalam dialog kali ini muncul beberapa tanggapan dan pertanyaan dari para peserta diantaranya dari Ketua FPI Kab. Kebumen Ustadz Baryono yang mengatakan bahwa Kami salah seorang yang berangkat ke Jakarta pada tanggal 4 Nov 2016 & berangkat kembali dengan aman, kami sepakat dengan diskusi seperti ini dan insya Allah pada tanggal 25 Nov 2016 nanti kami sepakat tidak akan berangkat ke Jakarta tetapi melaksanakan dzikir dan do’a bersama para jamaah demi terciptanya situasi yang tetap kondusif. Saya pernah mendengarkan kajian tentang “bahaya penyimpangan aqidah (Keyakinan) syi’ah di Indonsia diantara isinya disebutkan bahwa orang-orang Syiah di Iran wajib bisa 3 bahasa yang salah satunya adalah bahasa Indonesia. Target mereka adalah ingin mendirikan negara syiah di Indonesia. Apakah itu hanya issue belaka ataukah merupakan sebuah fakta.

Hal senada juga disampaikan Ketua Banser Kebumen Nur Akhmad, ia mengatakan bahwa, Kami akan mengawal PBNU sesuai perintah pimpinan dan kami barisan Banser menyatakan sepakat bahwa kami akan mengawal persatuan dan kesatuan demi kedaulatan NKRI dan Apakah wajib militer saat ini masih relefan untuk mengahadapi masalah saat ini dan apakah tindakan nyata yang akan dilakukan  Pemerintah  Indonesia untuk menghadapi era globalisasi dilihat dari segi ekonomi dan budaya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Dadiri Kab. Kebumen KH. Qozaki.juga mengajukan satu pertanyaan tentang             Bagaimana cara mengubah ancaman yang ada  menjadi dukungan dan bagaimana pandangan TNI pada konflik cina selatan pada yang mengancam kedaulatan NKRI serta Mengapa perspektif itu penting dalam era globalisasi dan bagaimana pandangan TNI tentang sulitnya menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI

Namun berbeda dengan Ketua Paguyuban etnis Tionghoa Indonesia Bapak Bobin dari PSMTI Kebumen ia memberikan sebuah pernyataan menarik bahwa, “Kami sepakat untuk Kebumen aman kondusif, soalnya kami lahir disini dan matipun disini dan Kebumen bukan sumbu pendek yang mana situasinya mudah terpengaruh oleh orang-orang yang memiliki kepentingan lain atau para propokator, maka tangkap saja sehingga situasi Kebumen tetap kondusif “.

Kegiatan usai pada pukul 10.30 WIB dan selesai dalam keadaan aman dan lancar dilanjutkan pelepasan burung dara diikuti oleh seluruh tamu undangan.

 

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *