Sejumlah Ulama Menerima Pembekalan Wasbang dan Bela Negara

Sejumlah Ulama Menerima Pembekalan Wasbang dan Bela Negara

Sejumlah Ulama Menerima Pembekalan Wasbang dan Bela Negara

KODIM 0709/KEBUMEN, Kegiatan Sosialisasi Pengarahan Panglima TNI Tentang Perkembangan Terkini Kepada 120 para Tokoh Agama,Tokoh Pemuda & Tokoh Masyarakat, Kamis, (24/11/16). Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 s.d 11.30 WIB di Aula Panji Surahmat Kodim 0709/Kbm dengan Narasumber Danramil 06/Sruweng, Kapten Arh M. Chumedi.

Dalam pemaparannya Danramil 06/Sruweng Kapten Arh M. Chumedi mengatakan, “Terjadinya persaingan ekonomi diantara negara-negara di dunia dan Indonesia yang memiliki kemampuan pertumbuhan ekonomi ke 8 dunia telah mengakibatkan banyak negara-negara yang mencoba untuk menguasai Indonesia dan menghancurkan ekonomi Indonesia dengan berbagai cara sehingga diharapkan Indonesia tergantung kepada negara-negara asing.

Disisi lain gejolak di Timur Tengah pada saat ini karena energi minyak yang menjadi perebutan negara-negara yang tidak memiliki kekayaan SDA berupa minyak terhadap negara-negara penghasil minyak sehingga saat ini terjadi Arab Spring seperti Irak, Suriah, Libya, Mesir, Kuwait, Kongo, Sudan, Nigeria, Yaman dan Ukraina, sehingga 70 % perang tersebut berlatar belakang perebutan energi.

Kesuburan negara-negara di wilayah ekuator (termasuk di dalamnya Indonesia) menjadi target dan incaran bagi negara-negara asing untuk menguasai Indonesia, hal ini karena kekayaan alam dan energi hayati yang ada didalamnya dengan tujuan akhir mencari pangan, air dan energi. Sehingga peta konflik (perang) akan bergeser dari perang di wilayah Arab ke arah negara-negara ekuator, yang tidak menutup kemungkinan juga termasuk didalamnya ialah Indonesia.

Ancaman secara nyata yang ada di Indonesia adalah terjadinya sengketa di Laut Cina Selatan (LCS) yang melibatkan Tiongkok dengan Vietnam dan Filipina secara tidak langsung dikhawatirkan akan menimbulkan dampak terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Disisi lain keberadaan FPDA atau negara-negara persemakmuran Inggris Raya yakni (Malaysia, Filipina, Singapura, Selandia Baru dan Australia) menjadikan Indonesia berada di tengah kekuatan yang dikhawatirkan dapat mengancam kedaulatan Indonesia, disisi lain ancaman yang masih dan akan terus berlangsung yakni ancaman terorisme yang ditandai dengan perekrutan anak-anak Indonesia yang berlatih kemiliteran di Suriah, masalah Narkona juga menjadi Ancaman tersendiri dan sesuai data pada tahun 2016 sekitar kurang lebih 5,1 juta jiwa penduduk (2% dari jumlah penduduk Indonesia) telah menyalahgunakan Narkoba, dan 15.000 jiwa meninggal setiap tahun, sehingga ini sangat berbahaya dan jumlah korban ini melebihi jumlah korban teroris, yang semua ini didesain pihak luar agar generasi Indonesia adalah menjadi generasi yang kalah (Lost Generation) inilah perang candu.

Dijelaskan tentang bagaimana cara kita mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut…? Tentunya dengan selalu berpegang teguh kepada Pancasila yang diimplementasikan dalam setiap kehidupan sehari-hari. Sejarah telah membuktikan bahwa dengan Kebangkitan Bangsa Indonesia, yang dimulai dari lahirnya Kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan lainnya sampai dengan Kebangkitan Nasional pada tahun 1908 dan Sumpah Pemuda tahun 1928, bangsa kita tampil sebagai bangsa pemenang.

Untuk itu kita satukan visi, dan persepsi kita untuk Indonesia jaya, Banggalah jadi bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan alam hayati dan non hayati yang patut kita jaga dan kita syukuri bersama, perkuat kebhinneka Tunggal Ikaan kita dan jangan terlena bahwa pesan Presiden Pertama Soekarno mengatakan ”KEKAYAAN ALAM INDONESIA SUATU SAAT NANTI AKAN MEMBUAT IRI NEGARA-NEGARA DI DUNIA dan PERJUANGANKU LEBIH MUDAH KARENA MENGUSIR PENJAJAH, namun PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT KARENA MELAWAN BANGSAMU SENDIRI”

Optimalkan persatuan dan kesatuan dalam menyiapkan diri dimasa depan dalam menghadapi pengaruh asing, ajak seluruh komponen bangsa agar tidak mudah terpropokasi oleh hasutan-hasutan yang akan memecah belah bangsa melalui keteladanan diri yang nantinya akan menyeluruh ke berbagai elemen masyarakat lainnya sampai dengan tingkat RT, RW dan Desa.

Usai kegiatan Danramil 06/Sruweng memberikan pesan kepada para siswa agar nasionalisme tetap dijaga dan nasionalisme tidak akan hidup subur, jika tidak berada dalam tamansarinya internasional, untuk bisa makin mencintai INDONESIA kita tidak perlu lagi menciptakan musuh bersama, kecintaan kita pada Bangsa INDONESIA atau nasionalisme kita akan semakin meningkat, manakala banyak anak bangsa yang ‘BERKUALITAS’ dunia.

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat."Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *