Kodim 0709/Kebumen Siapkan Rangkaian Upacara Penutupan TMMD

 

Kodim 0709/Kebumen Siapkan Rangkaian Upacara Penutupan TMMD

Kodim 0709/Kebumen Siapkan Rangkaian Upacara Penutupan TMMD

KODIM 0709/KEBUMEN, Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav Suep, S.I.P. bertindak selaku Irup pada upacara penutupan penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun 2017 di Desa Banjararjo, Kec. Ayah, Kab. Kebumen, Kamis (4/5/17).

Dalam sambutan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono yang dibacakan Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav Suep, S.I.P. mengatakan, “Kebersamaan yang ditunjukkan dalam program TMMD ini, semoga menjadi refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen bangsa, untuk mengatasi berbagai persoalan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakekat dari Kemanunggalan TNI-Rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta kita pelihara, guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara yang bersifat semesta, sebagai ciri khas Negara Indonesia yang mengedepankan keterpaduan antara TNI dan rakyat.

Oleh karena itu pada kesempatan yang sangat baik ini, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dan selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para Gubernur, Bupati/Walikota, kantor kementerian terkait dan semua pihak serta seluruh komponen masyarakat, yang telah bahu-membahu dan saling mendukung sehingga kegiatan TMMD ini dapat terselenggara sesuai rencana dengan aman dan lancar.

Setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, program TMMD terus diselenggarakan secara intensif dengan lingkup kerjasama yang semakin luas dengan kementerian-kementerian terkait. Hal ini dilakukan agar program TMMD, semakin memberikan manfaat kepada masyarakat secara lebih tepat. Perlu saya sampaikan juga bahwa mulai Tahun 2017 ini, program TMMD yang semula diselenggarakan 2 kali dalam setahun, ditambah menjadi 3 kali. Hal ini dilakukan, selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau, juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya luhur Bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila, yaitu gotong royong.

 Melalui pelestarian budaya gotong royong dan kemanunggalan dalam program TMMD ini, diharapkan kita dapat semakin membentengi diri dari potensi disintegrasi yang dipicu oleh sentimen perbedaan dan sikap intoleransi.

Pada program TMMD tahun 2017 ini, secara nasional kita telah menyelesaikan sebanyak 357 sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia, antara lain pembangunan sarana transportasi berupa pembangunan jalan baru, pembuatan jalan makadam, rabat jalan, rehabilitasi jalan, peningkatan jalan, betonisasi jalan, penimbunan, pelebaran dan pengerasan jalan.

Disamping itu juga dilaksanakan pembangunan infrastruktur lainnya yang meliputi pembuatan jembatan, pembuatan tanggul, pemasangan gorong-gorong, pembangunan gapura, pembuatan poskamling, pembuatan sarana olahraga, renovasi rumah ibadah dan rumah tidak layak huni, pembangunan sekolah, pembangunan sarana sanitasi dan pusat-pusat kegiatan masyarakat.

Selain sasaran fisik, TMMD juga menyelenggarakan program-program non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang Bela Negara dan Ketahanan Nasional. Ditengah dinamika kehidupan sosial kemasyarakatan yang diwarnai berbagai permasalahan sangat kompleks seperti sekarang ini, kegiatan non-fisik sangat dibutuhkan untuk membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat. Hal tersebut merupakan sebuah kebutuhan untuk menangkal berbagai ancaman disintegrasi Bangsa, yang dilancarkan melalui Proxy War, yaitu berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, ancaman terorisme, aksi kriminalitas, kebangkitan komunisme gaya baru serta perang informasi yang melanda hampir ke seluruh penjuru dunia. Oleh karenanya, TMMD dapat dipandang sebagai salah satu upaya pemerintah melalui TNI AD, untuk membangun dan memperkuat ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah yang sangat diperlukan dalam membangun Ketahanan Nasional untuk menjaga tetap tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan telah berakhirnya pelaksanaan TMMD ini, bila terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit saya, yang tidak berkenan di hati masyarakat, baik sengaja maupun tidak sengaja selama berinteraksi, saya selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Sebagai penutup amanat ini, ada beberapa atensi dan harapan yang perlu saya sampaikan kepada para prajurit dan seluruh komponen masyarakat :

Pertama, mari kita pelihara terus semangat kebersamaan dan Kemanunggalan TNI-Rakyat, jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Bangsa.

Kedua, semangat gotong royong hendaknya terus dilestarikan, sebagai warisan budaya Bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini.

Ketiga, pelihara hasil program TMMD, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Keempat, kepada para Dansatgas TMMD ke-98 lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD mendatang.

Kelima, kepada para prajurit yang bergabung dalam Satgas TMMD, dengan selesainya kegiatan ini segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan. “ katanya.

Usai menutup, Dandim yang didampingi jajaran FKPD Kab. Kebumen beserta tamu undangan langsung meninjau lokasi guna melihat lebih dekat hasil pengerjaan TMMD selama kurun waktu 5 April 2017 hingga 4 Mei 2017 tersebut.

Menurut Kades Banjararjo Riyanto, “kegiatan TMMD di Desa Banjararjo khususnya telah membawa perubahan perekonomian warga semakin maju, terbukti hasil pertanian dengan lancar dapat didistribusikan ke wilayah perkotaan, sehingga aspek kesejahteraan dapat terwujud dengan sendirinya, apalagi dengan dibangunnya beberapa fasilitas umum mulai pengecoran jalan rabat beton sepanjang 364,85 meter dengan lebar jalan 2,5 meter talud sepanjang 24 meter dengan tinggi 1,5 meter serta renofasi 5 unit RTLH, yang semua itu untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, kami mengaku senang dan gembira dengan pelaksanaan TMMD ini, kami berharap program ini tidak hanya berhenti sampai saat ini saja melainkan terus dilakukan dari masa ke masa mengingat roda kehidupan masih terus berputar, “ungkap Riyanto.

Hal senada disampaikan Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav Suep, S.I.P. Dandim mengatakan, “jaga dan rawat apa yang telah kita kerjakan ini, karena yang akan menik mati bukan generasi saat ini saja melainkan generasi-generasi penerus kita, sehingga perlu kita rawat dan kita amankan agar kesan yang ada tidak sia-sia“ katanya.

Berbeda dengan sebelumnya, pada acara penutupan TMMD kali ini juga digelar beberapa kesenian, mulai tarian khas daerah kuda lumping, senam maumere para anggota Persit, tari robyong, pameran Alutsista TNI AD, pasar rakyat, bakti sosial KB Kesehatan dan hiburan lainnya yang turut memeriahkan suasana penutupan. (Pard).

 

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat."Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *