Danposramil Padureso Pembina Upacara, Lantik Pelopor Disiplin

Danposramil Padureso Pembina Upacara, Lantik Pelopor Disiplin

Danposramil Padureso Pembina Upacara, Lantik Pelopor Disiplin

KODIM 0709/KEBUMEN, Danposramil Padureso Pelda Waris bertindak selaku pembina upacara pada upacara bendera di halaman MTs Asyidiqiyah yang diikuti oleh sejulah Guru, Karyawan dan siswa siswi sekolah yang berlokasi di Desa Balingasal Kec. Padureso- Kebumen, Senin (8/1/18).

Upacara yang rutin dilaksanakan seluruh Guru dan murid MTs Asyidiqiyah tersebut, kali ini ada yang berbeda, Danposramil Padureso Pelda Waris bertindak selaku pembina upacara pada kesempatan tersebut, yang sebelumnya selalu dilakukan Kepala Sekolah, namun hikmat dari pelaksanaan upacara itu sendiri malah semakin meningkat, hal ini adalah sebagai bentuk upaya pendekatan para anggota Posramil Padureso dalam kemanunggalannya di sektor pendidikan karakter.

Dalam sambutannya Pelda Waris Mengatakan, “Melalui mimbar ini saya ingatkan bahwa, bentuk pengendalian diri kita adalah harus menghormati, menyayangi baik itu kedua orang tua kita, guru atau bahkan rekan-rekan kalian, jangan sesekali membuat mereka ini tersakiti oleh sikap dan perilaku kita yang tidak terpuji. Jaga hubungan baik dan keharmonisan terhadap siapa pun. KENDALA, memang pasti ada, tetapi hendaknya bisa menjadi KENDALI untuk memacu kita dalam meraih sukses.

Pengedalian diri harus selaras dengan tata tertib sekolah. Tata tertib adalah aturan, segalanya perlu aturan untuk membuat sesuatu berjalan dengan baik dan lancar. Naik motor perlu aturan, masuk rumah perlu aturan, masuk masjid ada aturan, mau sholat ada aturannya, bahkan mau makan pun ada aturannya. Semua ada aturannya jika menginginkan hasil yang lebih baik. Sebaliknya apapun yang dilakukan tanpa aturan maka hasilnya akan sangat mengecewakan.

Karena itulah dibutuhkan tata tertib untuk mengatur semuanya agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan lulusan yang memuaskan. Ketika ada tata tertib, maka kalian jadi tahu apa saja yang boleh dilakukan dan apa yang tidak. Dan merupakan suatu hal yang wajar, jika sekolah memberikan sanksi kepada siapa pun yang melanggar aturan tersebut, “tanpa terkecuali”. Hal ini dilaksanakan demi menjaga kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar di sekolah yang kita cintai bersama ini.

Hanya saja kadang pandangan dan penerimaan adanya tata tertib ini seperti sebuah KEKANGAN. Padahal tidak demikian, justru sebaliknya. Ada beberapa nilai positif yang mungkin banyak diantara kalian yang belum mengetahuinya. Diantaranya ialah, kalian akan membuat bangga orang tua dan guru, waktu kalian jadi lebih efektif dan kalian jadi lebih dihargai.

Inilah betapa indahnya tata tertib diperhatikan dan diterapkan secara sadar oleh semua pihak. Jangan dijadikan tata tertib sebagai TEKANAN, tetapi jadikanlah sebagai suatu PANDUAN yang mengarahkan kalian kepada keberhasilan. “Mari kita jadikan hari ini menjadi lebih baik dari hari kemarin.“

Pada kesempatan ini, saya juga menyoroti  pesatnya arus informasi,  kita seakan dimanjakan oleh teknologi yang semakin canggih. Kita semakin mendapat kemudahan dalam menjalankan hari-hari kita, namun justru kemudahan itulah yang kadang membawa dampak buruk bagi kita. Kita telah terpengaruh oleh perkembangan teknologi, dari mulai handphone, komputer dan internet yang sangat menjamur dikehidupan masyarakat sekitar kita, termasuk para siswa sekolah disetiap strata. Internet sendiri misalnya, teknologi ini sekarang semakin mudah diakses oleh siapapun, jika kita mau berfikir lebih luas dan terbuka, sebenarnya ada berjuta manfaat yang bisa kita peroleh dari internet. Sebagai contoh kita bisa mendapatkan informasi dan bahkan telah banyak orang kaya melalui internet.

Namun sayangnya masih banyak pihak yang menyalahgunakan teknologi ini dengan semakin maraknya pornografi, penipuan dan pembajakan. Internet juga menjadi gerbang utama masuknya budaya-budaya asing yang kurang sesuai dengan budaya negeri kita. Bisa kita lihat dari generasi muda kita yang sudah semakin teracuni oleh budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan budaya Indonesia sebagai negeri timur yang sangat menjunjung ADAB KESOPANAN. Kita harus memiliki filter agar pesatnya arus informasi dapat kita kendalikan. Budaya asing sebenarnya tidak semuanya buruk, namun kita harus bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk bagi kita, “ tandas Waris.

Usai upacara bendera dilaksanakan penyematan tanda pelopor kedisiplinan sekaligus melantik para siswa siswi sebagai anggota pelopor disiplin, hal ini diwujudkan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda siswa siswi MTs Asyidiqiyah yang diarahkan untuk memiliki jiwa nasionalisme. (Pard).

 

Kodim 0709/Kebumen

Website kodim0709.com merupakan situs resmi Kodim 0709/Kebumen, wadah komunikasi TNI di jajaran Kodim 0709/Kebumen dengan masyarakat Kebumen khususnya, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Dalam keadaan bagaimanapun, kami selalu ada untuk rakyat..!"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *