Kodim 0709/Kebumen Gelar Upacara PHI Ke 90

Kodim 0709/Kebumen Gelar Upacara PHI Ke 90

Kodim 0709/Kebumen Gelar Upacara PHI Ke 90

KODIM 0709/KEBUMEN, Kodim 0709/Kebumen menggelar upacara bendera memperingati Hari Ibu ke 90 Tahun 2018 dalam rangka penghargaan kepada jasa seorang ibu, bertempat di lapangan upacara Makodim setempat Jalan Merak No 1 Panjer-Kebumen, yang diikuti seluruh Prajurit, PNS dan Persit KCK Cabang XXIX Kodim 0709/Kebumen, Sabtu (22/12/18). Hari Ibu diperingati tanggal 22 Desember setiap tahunnya ini merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang dalam turut serta merebut kemerdekaan Indonesia.

“Tekad dan perjuangan kaum perempuan Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia, dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan dan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, damai, adil dan makmur, telah dinyatakan semenjak Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Peristiwa tersebut merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan Indonesia dan senantiasa diperingati tiap tahunnya oleh bangsa Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan, dimanapun berada baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Pada Kongres Perempuan Indonesia ke III tahun 1938 di Bandung ditetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional Yang Bukan Hari libur, Hari Ibu tanggal 22 Desember dijadikan hari nasional yang diperingati setiap tahun secara khidmat dan penuh makna oleh segenap bangsa Indonesia. Tahun 2018 ini, Hari Ibu diperingati untuk yang Ke-90 kalinya.

Peringatan Hari Ibu ke 90 menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia telah menempuh jalan panjang dalam mewujudkan peranan dan kedudukan perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram dan damai serta adil dan makmur. Merupakan momentum untuk merenungkan tentang apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum tercapai oleh kaum perempuan Indonesia untuk kepentingan perempuan Indonesia khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya.

Memberikan kesempatan untuk mengoreksi kekurangan dan kelemahan yang dihadapi kaum perempuan Indonesia dalam memperjuangkan peranan dan kedudukannya dalam kancah kehidupan berbangsa dan bernegara. Sesungguhnya perjuangan meningkatkan peranan dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara masih panjang, namun keberhasilan yang telah dicapai selama ini hanyalah langkah awal dalam menuju cita-cita kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram dan damai serta adil dan makmur.” papar Ny. Catur dalam pembacaan sejarah hari Ibu.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Danramil 09/Kutowinangun Kapten Arh Suwarno dan  sebagai Komandan upacara Danramil 14/Pejagoan Kapten Inf Purwanto dan Perwira upacara Pasi Pers Kapten Inf Sunarno.

Dalam amanatnya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, mengatakan “Hari ibu Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia. Dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa dalam meraih kemerdekaan. Keterlibatan perempuan dibuktikan melalui Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.

Hakekat peringatan hari ibu setiap tahunnya mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna dari hari ibu sebagai suatu momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Bertepatan dengan PHI ke 90 tahun 2018 ini di usung tema “Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa”.

Di akhir amanatnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada 6 pimpinan organisasi perempuan yaitu OASE, Kongres Wanita Indonesia (Kowani), TP PKK Pusat, Dharma pertiwi, Dharma Wanita persatuan pusat, Bayangkari dan mitra kerja lainnya, yang selalu bersama-sama terlibat dalam penyelenggraan hari ibu. Harapan saya Peringatan Hari ibu ke 90 tahun 2018 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam aspek kehidupan.” (Pard).

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *