Warga Cemas, Tanah di Desa Ini Bergerak

Warga Cemas, Tanah di Desa Ini Bergerak

Warga Cemas, Tanah di Desa Ini Bergerak

KODIM 0709/KEBUMEN. Sudah sepekan terakhir ini, masyarakat Desa Seboro Kecamatan Sadang Kabupaten Kebumen merasa cemas dan muncul kekhawatiran serius, pasalnya menyusul terjadinya tanah bergerak di permukiman mereka. Bahkan menurut warga setempat terdapat rekahan tanah muncul dibeberapa titik.

Sekitar 8 rumah berada di atas tanah yang bergerak, selebihnya 6 rumah terancam longsor. Hujan lebat yang terjadi  sepekan terakhir menjadi salah satu penyebabnya ditambah kondisi tanah tersebut tiba-tiba labil.  Hingga saat ini belum ada warga yang diungsikan.

Camat Sadang, Wawan Sujaka, Rabu (23/01/2019) pagi menjelaskan, berdasarkan pengamatan dan survey di lapangan yang dilakukan Kantor Camat Sadang dan perangkat Desa Seboro, tanah bergerak terjadi di  Pedukuhan Cengis Kidul.

Sedangkan rumah yang terancam longsor berada di Pedukuhan Cengis  Lor. “Ada 60 jiwa menghuni daerah tanah bergerak dan rawan longsor,“ kata Wawan Sujaka.

Dijadwalkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, akan melakukan  mitigasi bencana di dua pedukuhan itu. Langkah ini sekaligus untuk menentukan ada tidaknya relokasi terhadap penduduk. Jika dilihat dari kondisi geografis, sebagian  permukiman penduduk Desa Seboro tersebut berada di perbukitan. Sehingga kontur tanah di desa itu sebagian besar berada di kemiringan. Ini rawan terjadi longsor.

Menurut Bati Tuud Koramil 07/Sadang Peltu Sudarsin bahwa kondisi dan jenis tanah di desa ini lempung dan cenderung labil, sehingga ini menjadi catatan khusus Babinsa untuk menentukan langkah langkah evakuasi dan relokasi, meski petugas BPBD belum ada dilapangan namun hal ini, menurut Darsin akan kita jadikan bahan rujukan bersama BPBD Kebumen.” ucap Sudarsin. Intensitas curah hujan yang cukup tinggi menjadi penyebab terjadinya retakan tanah di kedua pedukuhan itu.sumber.koran bernas.id (Pendim)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *