Bupati Kebumen Buka TMMD Desa Karangsari Kebumen

Bupati Kebumen Buka TMMD Desa Karangsari Kebumen

Bupati Kebumen Buka TMMD Desa Karangsari Kebumen

KODIM 0709/KEBUMEN, Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz bertindak selaku inspektur upacara pada upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I TA. 2019 di Desa Karangsari Kec/Kab. Kebumen. Selasa (26/02/19).

Upacara yang digelar di lapangan Laskarsari Desa Karangsari itu mengusung tema “Melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan umat serta semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna mewujudkan ketahanan Nasional.” Tema tersebut bertujuan mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam turut serta memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Bertindak  selaku Komandan Upacara kali ini Danramil 18/Puring Kapten Inf Rubisa dengan jumlah peserta upacara sebanyak 350 orang yang terdiri dari 1 SSR Korsik Dim 0709 Kebumen dan Polres Kebumen, 1 SSK Kodim 0709 Kebumen, 1 SST Secata Gombong, 1 SST Polres Kebumen, 1 SST Pol PP Kebumen, 1 SST Korpri Kebumen, 1 SST Linmas, 1 SST Masyarakat, 1 SST Menwa dan 1 SST Pramuka.

Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Kebumen dan perwakilan Korem 072/Pamungkas Dandenpal Korem 072/Pmk Mayor Cpl Arif Yazul, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Kab. Kebumen, Para Kepala OPD se Kab. Kebumen, Kaminvetcad Gombong Kapten Arm Nasiman, Ka Rumkit DKT Gombong Kapten Ckm Irwan, Perwakilan Secata Gombong Kapten Inf Sutardi, para Danramil jajaran Kodim 0709/Kebumen, jajaran Muspika Kec. Kebumen, Kades Karangsari Endrata beserta jajarannya, para Kades se Kec. Kebumen, Ketua Persit KCK Cabang XXIX Dim 0709 beserta para pengurus, Ketua Bhayangkari Polres Kebumen beserta para pengurusnya dan segenap tamu undangan.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP. yang dibacakan Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz mengatakan, “melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) baik yang regular ke 104 dan yang sengkuyung tahap I di wilayah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 ini, bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan persoalan kebangsaan. Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat harus terus dilestarikan termasuk serta pemerintah pusat dan daerah melalui implementasi kegiatan nyata di lapangan seperti pada pelaksanaan TMMD ini, hal inilah yang akan menjadikan solusi untuk mengatasi persoalan pembangunan di pedesaan dan melalui TMMD akan terbentuk suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan serta menggali dan mendayagunakan potensi yang ada di masyarakat.

Permasalahan data BPS per Bulan September 2018, mencatat jumlah penduduk miskin Jawa Tengah sebesar 3,87 juta orang atau 11,19 % , mayoritas berada di pedesaan, yakni sebanyak 2,15 juta orang. Untuk itulah, kita terus memfokuskan program penanggulangan kemiskinan di pedesaan dengan prinsip keroyokan melalui pendekatan holistik integratif tematik dan spasial.

Mari kita gelorakan lagi semangat kolektifitas serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat yang ada. Mari kita bangun sarana prasarana, fasilitas umum dan sarana sosial yang menjadi kebutuhan dasar. Kita edukasi masyarakat ditengah riuhnya ravolusi industri 4.0, bijak bermedsos, saring sebelum sharing. Mari kita sadarkan masyarakat tentang arti penting persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia Jaya.

Kita ingin desa-desa di Jawa Tengah makin maju dan sejahtera dengan tetap mempertahankan keunikan dan kearifan lokalnya. Desanya maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakatnya komplet, SDMnya makin berkualitas dan unggul, mandiri, punya spiritualitas tinggi, nggak ada Narkoba, kreatif dan inovatif serta mempunyai karakter kebangsaan yang kuat.

Usai pembukaan Bupati Kebumen yang didampingi Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang dan rombongan langsung meninjau sasaran TMMD dilanjutkan kegiatan simbolis pengecoran jalan dengan arco yang sudah disiapkan petugas di lapangan. (Pendim)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *