Waaster Kasad Berikan Pengarahan Anggota Kodim 0709/Kebumen

Waaster Kasad Berikan Pengarahan Anggota Kodim 0709/Kebumen

Waaster Kasad Berikan Pengarahan Anggota Kodim 0709/Kebumen

KODIM 0709/KEBUMEN. Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang menerima kunjungan kerja hari kedua Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P beserta rombongan di Markas Kodim 0709/Kebumen. Waaster Kasad diterima Dandim langsung di ruang transit, usai istirahat sejenak Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P melanjutkan kegiatan memberikan pengarahan kepada seluruh Danramil dan Babinsa di aula Hotel Maxolie Kel. Panjer Kab. Kebumen. Kamis (11/04/19).

Dalam pengarahannya Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P menyampaikan inti dari arahannya tentang perkembangan global saat ini dan perspektif ancaman bagi Indonesia diantaranya sebagai berikut : 1. Terjadi persaingan ekonomi diantara negara-negara di dunia. Indonesia yang memiliki kemampuan pertumbuhan ekonomi ke 8 dunia telah mengakibatkan banyak negara yang mencoba untuk menguasai Indonesia dan menghancurkan ekonomi Indonesia dengan berbagai cara sehingga diharapkan Indonesia tergantung kepada negara-negara asing. 2. Gejolak di Timur Tengah pada saat ini adalah karena energi alam (minyak) yang menjadi perebutan negara-negara yang tidak memiliki kekayaan SDA berupa minyak terhadap negara-negara penghasil minyak sehingga saat ini terjadi Arab Spring yaitu di negara Irak, Suriah, Libya, Mesir, Kuwait, Kongo, Sudan, Nigeria, Yaman dan Ukraina, sehingga 70 % perang dunia saat ini terjadi dengan latar belakang perebutan energi. 3. Kesuburan negara-negara di wilayah ekuator (termasuk di dalamnya Indonesia) menjadi target dan incaran bagi negara-negara asing untuk menguasai Indonesia berikut kekayaan alam dan energi hayati yang ada di dalamnya dengan tujuan akhir mencari pangan, air dan energi. Sehingga peta konflik (perang) akan bergeser dari perang di wilayah Arab ke arah negara-negara ekuator, yang tidak menutup kemungkinan juga termasuk didalamnya ialah Indonesia. Masalah Narkona juga menjadi Ancaman tersendiri dan sesuai data pada tahun 2016 sekitar kurang lebih 5,1 juta jiwa penduduk (2% dari jumlah penduduk Indonesia) telah menyalahgunakan Narkoba, dan 15.000 jiwa meninggal setiap tahun, sehingga ini sangat berbahaya dan jumlah korban ini melebihi jumlah korban terorisme, yang semua ini didesain pihak luar agar generasi Indonesia adalah generasi yang kalah (Lost Generation).

Disisi lain Waaster Kasad juga menjelaskan tentang bagaimana cara kita mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut…? Tentunya dengan selalu berpegang teguh kepada Pancasila yang diimplementasikan dalam setiap kehidupan sehari-hari. Sejarah telah membuktikan bahwa dengan Kebangkitan Bangsa Indonesia, yang dimulai dari lahirnya Kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan lainnya sampai dengan Kebangkitan Nasional pada tahun 1908 dan Sumpah Pemuda tahun 1928, bangsa kita tampil sebagai bangsa pemenang. Untuk itu kita satukan visi, dan persepsi kita untuk Indonesia jaya, Banggalah jadi bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan alam Hayati dan non Hayati yang patut kita jaga dan kita syukuri bersama, namun kita jangan terlena bahwa pesan Presiden Pertama Soekarno mengatakan ”KEKAYAAN ALAM INDONESIA SUATU SAAT NANTI AKAN MEMBUAT IRI NEGARA-NEGARA DI DUNIA dan PERJUANGANKU LEBIH MUDAH KARENA MENGUSIR PENJAJAH, namun PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT KARENA MELAWAN BANGSAMU SENDIRI” papar Waaster Kasad.

Dari kegiatan ini Waaster Kasad mengajukan pertanyaan kepada seluruh Babinsa tentang contoh Proxy War di Indonesia. Babinsa Koramil 05/Karanggayam Serda Bambang yang akhirnya menjawab dengan benar dan langsung mendapat hadiah berupa uang saku seratus ribu dari Waaster Kasad.

Usai kegiatan Waaster Kasad memberikan pesan kepada para Babinsa dan Danramil “Jadikanlah diri kalian sebagai teladan agar kalian bisa mewujudkan tujuan Binter yang sesungguhnya, sampaikan kepada masyarakat binaan kalian masing-masing agar nasionalisme tetap dijaga dan dibangun dan untuk bisa makin mencintai INDONESIA kita tidak perlu lagi menciptakan musuh bersama, kecintaan kita pada Bangsa INDONESIA atau nasionalisme kita akan semakin meningkat, manakala banyak anak bangsa yang ‘BERKUALITAS’ dunia.” pesan Waaster kepada para Danramil dan Babinsa. (Pen).

 

 

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *