Waaster Kasad Kunjungi Kebumen, Sapa Masyarakat

Waaster Kasad Kunjungi Kebumen, Sapa Masyarakat

Waaster Kasad Kunjungi Kebumen, Sapa Masyarakat

KODIM 0709/KEBUMEN, Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang dan seluruh jajaran Forkopimda Kab. Kebumen menerima kunjungan kerja Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Waaster Kasad) Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P didampingi oleh Katim Pengawas Teritorial Mabes TNI-AD Letkol Inf Aswin beserta rombongan di Pendopo  Kab. Kebumen, Rabu (10/04/19).

Waaster Kasad dan rombongan yang tiba pukul 13.00 tersebut langsung disambut Bupati Kebumen Yazid Mahfudz di kediaman rumah dinas Bupati yang didampinggi bebera oaring Asisten Setda Kab. Kebumen.

Kegiatan dilanjutkan acara tatap muka dan pengarahan kepada 350 orang tokoh masyarakat dari berbagai elemen se Kab. Kebumen.

Hadir dalam kesempatan itu Katim Pengawas Teritorial Mabes TNI-AD Letkol Inf Aswin, Forkopimda Kab. Kebumen, Dansecata Gombong Letkol Inf Andi Amin Latama, Para OPD Kab. Kebumen, Komunitas Sedulur Kebumen, Forkompincam se Kab. Kebumen, Pimpinan Partai Politik Peserta Pemilu, Pimpinan Ormas beserta sekertaris dan para Toga, Tomas dan Toda se Kab. Kebumen.

Dalam sambutannya Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang mengatakan, “Ucapan selamat datang kepada Bapak Waaster Kasad yang notabene merupakan warga kelahiran Kab. Kebumen, oleh karena Itu suasana keakraban tersebut dapat dirasakan lebih kental. Kehadiran tamu undangan yang berada disini dapat dikatakan telah mewakili semua unsur yang ada di wilayah Kab.Kebumen, masyarakat Kebumen sangat kompak, serta menghargai rasa kekeluargaan yang masih kental, hal ini terbukti ketika Forkopimda, anggota, ataupun pejabat di wilayah Kab.Kebumen sudah berbaur dengan masyarakat jabatannya betul-betul lepas dan seperti saudara. Melalui kegiatan ini diharapkan kunjungan kerja Waaster Kasad di Kab. Kebumen ini dapat memberi semangat untuk Kebumen lebih maju.” tegasnya

Dalam kesempatan yang sama sambutan dari Bupati Kebumen K.H Yazid Mahfudz memebrikan tanggapan atas kunjungan kerja Waaster Kasad di wilayah Kabupaten Kebumen itu dengan harapan situasi Kab.Kebumen mulai dari IPOLEKSOSBUD dan Hankam sudah semakin kondusif, hingga menjelang Pemilu serentak 2019 bulan April 2019 tidak terjadi adanya pelanggaran, walaupun terdapat sedikit kesalah fahaman yaitu bagi-bagi stiker kepada Kepala Desa akan tetapi diakumulasikan belum memenuhi syarat dan dapat diselesaikan dengan kekeluargaan. “Terkait dengan dibangunnya Bandara Miya Kab. Kulonprogo dapat dijadikan peluang memajukan Kab. Kebumen, salah satunya adalah mengembangkan pariwisata yang tergelar dan sangat berpotensi Kab.Kebumen. Saya berharap kepada seluruh komponen yang ada mari kita majukan Kebumen ini dengan saling bahu membahu serta bersinergis untuk Kemajuan Kab. Kebumen kita.” katanya

Pada kesempatan yang sama Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P memberikan arahan tentang meningkatkan kewaspadaan nasional yakni berupa, terbatasnya Prajurit TNI dihadapkan dengan luas wilayah Indonesia sebanyak 17.504 pulau sehingga sangat minim sekali untuk penguasaan wilayah, oleh karena itu TNI AD memiliki satuan teritorial mulai dari tingkat Kodam, Korem, Kodim, Hingga tingkat Koramil, pada situasi ini bagaimana caranya dengan sistem keamanan yang masih terbatas harus sebisa mungkin menjaga keutuhan NKRI dari Aseng/Asing.

Kilas balik kebelakang tentang sejarah Indonesia bila terjadi kekalahan/kehancuran Kerajaan di Negeri ini karena diadu domba oleh penjajah, dan masa modern ini para penjajah sudah takut pada Negara Indonesia karena melihat sejarah Indonesia merebut kemerdekaan bermodalkan bambu runcing, oleh karena itu saat ini penjajah menggunakan perang dengan Proxy War.

Proxy War adalah perang ketika lawan kekuatan menggunakan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung, sementara kekuasaan kadang-kadang digunakan pemerintah sebagai proksi, aktor non-negara kekerasan, dan tentara bayaran, sementara pihak ketiga lainnya yang lebih sering digunakan, diharapkan bahwa kelompok-kelompok ini bisa menyerang lawan tanpa menyebabkan perang skala penuh tapi mendapat hasil yang maxsimal.

Pemaparan terkait Negara Ekuator yang terdapat didunia, serta cadangan pangan dunia, dan Sumber Daya Alam yang semakin berkurang oleh karena itu bagaimana caranya melestarikan serta menghemat untuk kesiapan anak cucu kedepan.” Papar Waaster.

Disela-sela acara Waaster juga sempat memutar video penyemangat kepada audent tentang pemberian motivasi pemanfaatan alat pertanian, cara mengolah tanah, dan memperdayakan kesuburan negeri ini, dimana Negara Indonesia sebagian besar masih merupakan lahan pertanian. Bersyukur kepada Allah SWT dari Kab. Kebumen ada beberapa putra yang berprestasi sehingga menjabat di Mabes TNI-AD, oleh karena itu sebelum berkunjung ke Kab. Kebumen kami mengadakan sharing dengan rekan-rekan di Jakarta untuk membawa oleh-oleh donasi untuk dua Masjid yang saat ini tengah membangun yakni sebesar 170 juta, dari jumlah tersebut 100 juta akan diinfaqkan di Masjid Ar Rahman Kauman Gombong dan 70 Juta akan dinfaqkan ke Masjid Al Huda Panjer yang sebelumnya Masjid Panjer telah dibantu 1 DO yang diangkut truk semen dan keramik 100 kardus.” paparnya.

Usai tatap muka Waaster Kasad beserta rombongan langsung menuju Masjid Al-Huda Panjer yang terletak di RT.01/RW 03 Kec/Kab. Kebumen. (Pen).

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *