Kasdim 0709/Kebumen Hadiri Upacara Hari Lahirnya Pancasila

Kasdim 0709/Kebumen Hadiri Upacara Hari Lahirnya Pancasila

KODIM 0709/KEBUMEN, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0709/Kebumen hadir dalam kegiatan upacara peringatan hari lahirnya Pancasila. Bertindak selaku inspektur upacara Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz yang diikuti sedikitnya 1000 orang peserta upacara dari berbagai instansi dan masyarakat bertempat di halaman Setda Kab. Kebumen. Sabtu (01/06/19).

Dalam upacara hari Kelahiran Pancasila tahun 2019 ini mengambil tema “Kita Indonesia Kita  Pancasila” dimana melalui tema ini bangsa Indonesia tetap memegang teguh Pancasila sebagai falsafah bangsa yang telah mampu membuktikan kekuatan persatuan dan kesatuan bangsa. Bertindak selaku komandan upacara kali ini Danramil 19/Kuwarasan Kapten Arh Siswoto Nurharjo.

Bupati Kebumen K.H Yazid Mahfudz dalam amanatnya mengatakan, “Bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan “Tanah air Indonesia”. Kesatuan gugusan pulau yang berada di antara dua Samudra Pasifik dan hindia, serta di antara dua benua, Asia dan Australia, meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan. Ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara. Di wilayah nusantara tumbuh flora dan fauna yang beragam. Keberagaman secara natural merupakan karakateristik dari keindonesiaan. demikian pula secara antropologis dan sosiologis keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang. Kita Indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman.

Berkat Pancasila dengan nilai-nilai inklusifitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”. Pancasila harus ditanamkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan pola gotong royong dan keberagaman dan dirajut dengan Bhineka Tungal Ika.

Sebagai negara bangsa yang inklusif dan tidak chauvisi diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis. Maksudnya keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun “Tamansari Kebudayaan” yang memungkinkan semua mahkluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat. Indonesia untuk kita semua dan Pancasila adalah rumah kita semua.

Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi demikain dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang menimbulkan ketakutan. Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa dengan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur.

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara, Ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila. (PEN 0709)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *