Pangdam IV/Diponegoro Kunjungi Kodim 0709/Kebumen

Prajurit dan PNS Harus Cermat dan Bijak Menyikapi Perkembangan Situasi

KODIM 0709/KEBUMEN. Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang menerima kunjungan kerja Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., beserta rombongan dalam rangka memberikan pengarahan kepada para prajurit dan PNS Kodim 0709/Kebumen bertempat di Hotel Mexolie Kebumen, Jum’at (21/6/19).

Hadir dalam kunjungan kerja Pangdam IV/Diponegoro, Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz beserta jajaran Forkopimda Kab. Kebumen di Makodim 0709/Kebumen, namun sebelumnya ditempat yang sama Pangdam IV/Diponegoro juga menerima laporan Dandim 0709/Kebumen yang dilanjutkan menerima jajar kehormatan. Usai diterima jajaran Forkopimda, Pangdam Iv/Dipolangsung menuju ruang pengarahan di Hotel Maxolie.

Menyikapi perkembangan situasi yang saat ini sedang terjadi di masyarakat, maka diharapkan para prajurit dan PNS harus bisa menyikapi dengan cermat dan lebih bijak. Hal ini mengingat bahwa kita telah disumpah untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian dikatakan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M.,

Lebih lanjut Pangdam menjelaskan, setiap prajurit adalah badan pengumpul keterangan sehingga peran tersebut diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Sebagai contoh adanya seseorang yang terjerumus dan terlibat dalam jaringan ISIS akibat dari belajar melalui internet di rumah.

“Kejadian seperti ini, sangat kita sayangkan, karena baik lingkungan sekitar maupun keluarga tidak ada yang memperhatikan sehingga terjadi penyimpangan tersebut”, ungkap Pangdam.

“Tolong anak-anak kita dikontrol. Dan Anggota Kodim laksanakan pembinaan teritorial,” tegas Pangdam.

Menurut Mayjen TNI Mochamad Effendi, belajar melalui  internet itu memiliki keterbatasan. Dengan pemahaman yang terbatas, ilmu yang terserap acapkali tidak tepat. Contonya pemahaman tentang jihad.

“Tolong dicerna. Kalau memahami jihad, konteksnya itu apa dan untuk apa,” jelas orang nomor satu di Kodam IV.

Dijelaskan Pati berbintang dua itu, berbicara tentang jihad maka mencari nafkah untuk menghidupi keluarga juga bagian dari jihad.

Pun demikian dengan adanya ideologi menyimpang lainnya juga tidak bisa dibiarkan karena hal ini akan menjadi ancaman serius dalam situasi dan kondisi saat ini.

Seperti ideologi komunis dan khilafah. Kalau di luar sana silahkan saja, tapi di Indonesia adanya hanya ideologi Pancasila. Sumber Pendam IV/Dip (0709 Pen).

“Ingat, prajurit telah bersumpah untuk setia pada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945”, tegas Pangdam.

Pada akhir pengarahan, Mayjen TNI Mochamad Effendi mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS untuk selalu menjaga kesehatan diri sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Pengarahan Pangdam ini dihadiri Asintel Kasdam IV/Diponegoro, Kabalakdam IV/Diponegoro, Dandim jajaran Korem 072/Pmk, Kasdim 0709/Kebumen, dan para Perwira Kodim 0709/Kebumen. (Pen 0709).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *