Waaster Kasad Ajak Masyarakat Lestarikan Nilai-Nilai Luhur Pancasila

Waaster Kasad Ajak Masyarakat Lestarikan Nilai-Nilai Luhur Pancasila

KODIM 0709/KEBUMEN. Penegakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang digelar  Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen bekerjasama Kodim 0709/Kbm dihadiri sedikitnya 300 orang dengan narasumber Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P. di gedung Hotel Maxolie Kebumen. Sabtu (22/06/19).

Hadir dalam acara itu Kasiter Korem 072/Pamungkas Kolonel Kav Jaelani, Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, SIK MM, Asisten 3 Setda Kebumen BP Suprihandono, Pimpinan Pondok Pesanten Brejan Poworejo KH Khalwani, Rektor UGM Yogyakarta Prof Ir Panut Mulyono M.Eng, Rektor Unsoed Purwokerto Prof .DR Suwarto MS, Rektor UMNU Kebumen DR.H Khomsin MPd, Ketua PCNU Kebumen KH Dawamudin Masdar M.Ag, Ketua Yayasan Kridatama Nusantara BP Mustolih M.pd Muspika se Kabupaten Kebumen, Perwakilan Kepala Sekolah se Kabupaten Kebumen, Perwakilan Mahasiswa UMNU dan Ma’arif Kebumen.

Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P dalam arahannya mengatakan, Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila juga sebagai filosofis ideologi bangsa. Pancasila pun tetap kokoh dengan berbagai ujiannya bahkan mampu menjadi pemersatu bangsa Indonesia. Karena itu, upaya kita saat ini terus lestarikan dan tanam kuat-kuat pada jiwa masing-masing individu bangsa. Pancasila memiliki fungsi dan peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai solusi penyelesaian setiap permasalahan yang kita hadapi. Ancaman kedepan semakin komplek, perang saat ini bukan lagi perang dengan senjata nyata namun perang kedepan menggunakan perang proxy, diman yang menjadi agendanya yakni kebutuhan pangan dan energy. Indonesia pun menjadi incaran perang ini dimana wilaah yang begitu subur adalah sebagai alasan Proxy War menjadi ancaman kita semua. Kita harus sadar dan waspada karena ancaman sudah semakin nyata. Salah satu peran dan upaya yang dilakukan jajaran TNI AD adalah dengan mengedepankan peran Babinsa untuk menyiapkan dan menciptakan secara dini sistem pertahanan semesta. Dimana dalam pelaksanaan kegiatannya melibatkan seluruh komponen bangsa dan seluruh komponen warga negara, baik itu wilayahnya dan sumber daya alamnya, semua tetap dilakukan Babinsa secara terpadu, terarah, berkesinambungan dan berkelanjutan.

Melalui dialog kebangsaan kita berharap Indonesia makin kuat dimana setiap elemen masyarakatnya dikokohkan oleh jiwa Pancasila dan Nasionalisme yang tangguh. Acara ini bisa kita bisa jadikan ajang untuk berdiskusi memecahkan masalah kebangsaan di Indonesia, kita juga harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi demi kemajuan Indonesia, Satukan tekad sebagai benteng dalam menghadapi berbagai permasalahan ke Bhineka an di Indonesia agar Indonesia tetap Jaya.(Pen 0709)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *