Bupati KH.Yazid Mahfudz Buka TMMD 2019 di Desa Sawangan, Alian

Bupati KH.Yazid Mahfudz Buka TMMD 2019 di Desa Sawangan, Alian

KODIM 0709/KEBUMEN. Bupati Kebumen KH.Yazid Mahfudz didampingi Dandim 0709 Letkol.Infanteri Zamril Philiang, Kapolres AKBP. Robertho Pardede dan Kepala Dispermades P3A Drs.Frans Haidar MPA secara resmi membuka kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 di Desa Sawangan Kecamatan Alian, Kamis (11/7).  TMMD yang berlangsung selama sebulan mulai Kamis (11/7) hingga Kamis (18/8) diisi dengan serangkaian kegiatan pembangunan fisik dan non fisik.

Pada kesempatan tersebut, Bupati KH.Yazid Mahfudz  saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan TMMD merupakan  suatu program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dengan harapan kesejahteraan masyarakat di daerah dapat meningkat. Selain itu juga TMMD untuk mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat.

Melalui tema “Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” program ini diharapkan dapat berlangsung sukses. Kesuksesan ini dapat terwujud dengan baik apabila adanya gotong royong dan kerjasama yang saling mendukung dari semua unsur yang terlibat baik TNI, Polri, Pemda maupun masyarakat.

“Keharmonisan dan kebersamaan ataupun kemanunggalan TNI dengan Rakyat telah menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya NKRI dan merupakan suatu kekuatan yang dahsyat untuk mengatasi berbagai PR bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, pembangunan SDM dan lain-lain,” ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan,

Pemprov Jawa Tengah telah memiliki  program 1 OPD 1 desa dampingan/binaan. Harapannya dengan program ini mampu mengakselerasi upaya memajukan desa. Dan Pemerintah Kabupaten ke depannya  kiranya dapat menduplikasi program ini.

Bupati menjelaskan, titik berat program TMMD adalah desa miskin, terisolir dan terpencil serta  daerah kumuh perkotaan. Karenanya TMMD sangat dibutuhkan dalam mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia khususnya juga di Jawa Tengah. Gubernur menginginkan masyarakat desa semakin cerdas, trampil, kreatif, inovatif dan mempunyai kualitas yang mumpuni sebagai modal dasar membangun desanya. “Melalui TMMD ini mari kita optimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral untuk Jawa Tengah yang semakin baik dan sejahtera,” tandas Bupati.

Usai pembukaan, Bupati bersama rombongan melakukan peninjauan lokasi. Menurut Data yang dikeluarkan Kodim 0709 Kebumen, sebanyak 40 personil TNI dan 48 warga desa diterjunkan setiap harinya dalam kegiatan TMMD ini. Mereka akan saling bergotong royong melakukan pembangunan fisik dan non fisik seperti pembangunan  jalan rabat beton dengan volume panjang 555 M, Lebar  4 M, tinggi 0,15 M. Selain itu juga akan dilakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 5 unit.

Sedangkan untuk kegiatan non fisik berupa sosialisasi dan diskusi tentang Bela Negara dan  Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, kesadaran hukum dan bahaya narkoba, kesehatan PHBS, PMS  dan HIV/AIDs serta  diberikan materi tentang percepatan Penganekaragaman Komsumsi Berbasis lokal dan praktek dari Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen. sumber (mn)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *