Tingkatkan Disiplin Siswa, Babinsa Rowokele Berikan Pembinaan

Tingkatkan Disiplin Siswa, Babinsa Rowokele Berikan Pembinaan

KODIM 0709/KEBUMEN. Bati Tuud Koramil 21/Rowokeleserka Serka Suratno yang didampingi  2 orang anggota Babinsa masing-masing Serda Bayu Aji Waskito dan Serda Ahmad Riswanto memberikan materi pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Materi Bela Negara kepada Siswa/Siswi baru dalam rangka meningkatkan dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan siswa pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertempat di SMP Negeri 2 Rowokele, Sabtu (20/07/2019).

Dalam kegiatan kali ini jenis materi yang disajikan Bati Tuud adalah tata cara berbaris dasar yang meliputi kegiatan sikap sempurna, sikap istirahat, lencang kanan, lencang depan, perubahan arah, sikap berjalan dan sikap penghormatan dan lainnya secara tertib dan benar.

Adapun manfaat dalam pelaksanaan ini yakni untuk membentuk sikap disiplin siswa mengenai waktu, aktivitas dan pengaturan kegiatan lainnya, membentuk jiwa kebersamaan dan soliditas antar sesama rekan di Sekolah, membentuk mental dan fisik yang tangguh, menanamkan rasa cinta tanah air, mendidik jiwa patriotisme, melatih jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok.

“Pelaksanakan latihan PBB ini harus dengan serius dan penuh semangat karena kegiatan ini sebagai salah satu cara seseorang membentuk kedisiplinan pribadi. Materi ini sangat penting diketahui bagi para pelajar karena akan membentuk pola dasar disiplin yang matang. Tujuannya agar putra putri penerus bangsa tersebut kedepannya memiliki kepribadian yang bukan saja disiplin tapi juga handal, semangat untuk rela berkorban dan bela negara yang tinggi,” tegas Serka Suratno.

Ditambahkan Suratno, “Kegiatan ini sebagai bekal dalam membentengi diri dari pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi yang mudah terjerumuskan ke hal-hal yang negatif jika kita tidak memiliki wawasan yang luas. Kenakalan akibat seringnya membaca dan melihat situs-situs yang gampang ditiru, seperti pergaulan bebas, ugal-ugalan, Narkoba dan melakukan tindakan kriminal lainnya yang disebabkan ketidak fahaman akan wawasan kebangsaan yang berakibat merugikan diri sendiri dan orang tua.” ungkap Serka Suratno. (Pendim).

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *