Babinsa Rowokele Ikuti Latihan dan Simulasi Damkar

Babinsa Rowokele Ikuti Latihan dan Simulasi Damkar

KODIM 0709/KEBUMEN, Bertempat di halaman Pendopo Kantor Kecamatan Rowokele berlangsung kegiatan simulasi dan latihan penanggulangan bahaya kebakaran oleh petugas dari Dinas Damkar Satuan Pamong Praja Kab. Kebumen yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP R. Agum Laksono dan diikuti oleh seluruh jajaran Muspika Kec. Rowokele, para anggota Linmas, Ibu-ibu Kader PKK, para pelajar dan masyarakat sekitar, Selasa (13/8/19).

Simulasi dan latihan penanggulangan bahaya kebakaran ini sebagai upaya edukasi kepada masyarakat luas khususnya warga Rowokele, sehingga bermanfaat sebagai langkah cegah tangkal akan kemungkinan bahaya tersebut. Tidak sedikit orang yang telah mengalami kerugian baik materiil maupun harta benda berharga lainnya sehingga melalui simulasi dan latihan ini masyarakat dapat tahu arah dan langkah apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana tersebut.

Camat Rowokele Joko Ganjar Supramono, S.Sos. mengajak warga untuk melakukan tindakan antisipasi, cegah dini dan deteksi dini serta lapor cepat jika menemukan musaih tersebut seraya menghubungi petugas terkait. “Kebakaran merupakan salah satu ancaman yang berbahaya dan dapat mengakibatkan korban jiwa jika kita tidak melakukan upaya yang tepat dalam mencegah kebakaran. Hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya Pelatihan dan Simulasi Pemadam Kebakaran pada warga Rowokele.

Kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih dirasakan sangat kurang, khususnya untuk rakyat Rowokele. Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai.

Karena itulah diperlukan pelatihan ini.   Banyak faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan ledakan, faktor-faktor tersebut kadang-kadang kurang diperhatikan oleh kebanyakan orang, padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih murah, dibandingkan upaya penanggulangannya.  Karena itulah, dalam pelatihan ini upaya pencegahan kebakaran lebih diutamakan.” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, menurut Babinsa Koramil 21/Rowokele Serka Suratno yang ikut dalam acara itu, juga menjelaskan secara gambling kepada sejumlah masyarakat dan peserta simulasi yang hadir. Suratno mngatakan, “Peserta akan memahami pentingnya upaya pencegahan kebakaran melebihi upaya penanggulangannya, mengerti bagaimana kebakaran terjadi, penjalarannya, dan bagaimana cara pencegahan dan penanggulangannya, memberikan kesadaran tentang pentingnya meningkatkan perilaku keseharian dalam pencegahan kebakaran, mengenal beberapa sarana dan prasarana peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran dan mengantisipasi serta mengurangi kerugian akibat kebakaran, dengan membentuk organisasi peran kebakaran.” jelas Suratno.

Adapun sasaran yang ingin diwujudkan dalam simulasi ini adalah partisipatif, diskusi dan simulasi dengan menggunakan alat bantu, sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran yang terencana. (Pendim).

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *