Babinsa Sadang Hadiri Rapat Sosialisasi Jambanisasi

Babinsa Sadang Hadiri Rapat Sosialisasi Jambanisasi

KODIM 0709/KEBUMEN. Babinsa Koramil 07/Sadang Serma Badani menghadiri acara rapat koordinasi desa tentang pembahasan sosialisasi jambanisasi di Dukuh Krajan Desa Seboro Kec. Sadang Kab. Kbumen. Senin malam (5/8/19).

Hadir dalam rapat tersebut Camat Sadang BP Cahjo Sambodo, Sekcam BP Agus. B, Danramil 07/Sadang yang diwakili Babinsa Sadang Serma Badani, Kalak BPBD BP Eko, Kades Seboro BP Adi Subarkah, Ketua BPD BP Wakhit dan seluruh masyarakat Dukuh Krajan yang menerima bantuan jambanisasi.

Dalam rapat yang di pimpin Kepala pelaksana BPBD Eko membahas tentang akan dibangunnya sejumlah jamban bagi warga kurang mampu. Rapat koordinasi yang dihadiri seluruh ketua RT tersebut masih sebatas pendataan bagi jumlah jamban yang dibutuhkan sekaligus membentuk panitia pelaksana lapangan. Babinsa dalam organisasi ini berlaku sebagai tenaga keamanan dalam pendistribusian material maupun pelaksanaan pekerjaan serta koordinator pengerahan tenaga.

“Saya siap mengawal pelaksanaan jambanisasi ini, jika sudah siap semua nanti akan saya atur per rumah yang ditunjuk termasuk penempatan tenaga tukang dan tenaga bantunya. Ini nanti akan saya sesuaikan dengan kegiatan masyarakat, agar saat pelaksanaan tidak mengganggu aktifitas mencari nafkah.” terang Badani.

Menurut keterangan Kades Seboro Adi Subarkah, program jambanisasi bagi warga kurang mampu itu berasal dari bantuan beberapa pihak selaku donatur yang ada di wilayah Kec. Karangsambung. Dari data yang dihimpun didapat sedikitnya ada 127 unit kloset antara lain : Balai Latihan Kerja sebanyak 5 unit, Dr Budi 10 unit, BPBD Provinsi 25 unit, Hijrah A Jakarta 60 unit, Toko Kain Slamet 5 unit, Warung Soto Kaimin 1 unit, Ctrng OMH wetan 1 unit dan Toko Baru Putra Elektro 20 unit.

Sementara untuk sumbangan berupa uang, Kades juga menjelaskan ada sejumlah Rp. 120 juta yang didapat dari Baznas Provinsi 100 juta dan Baznas Kebumen 20 juta. Disisi lain sumbangan semen pun datang dari Toko Kain Slamet sebanyak 10 zak. Dari hasil tersebut akan segera didistribusiakan kepada warga yang berhak menerima bantuan sambil mencocokan data hasil survey warga di lapangan.

Menurut Bati Tuud Koramil 07/Sadang Peltu Sudarsin menjelaskan, Sejauh ini belum ada tindakan di lapangan terkait kapan pelaksanaan pembangunan jambanisasi tersebut karena masih sebatas sosialisasi dan ini pun baru di Desa Seboro sementara masih ada enam pedukuhan lagi yang belum mendapat sosialisasi kegiatan jambanisasi tersebut. (pendim).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *