Dandim 0709/Kebumen Hadiri Launcing Grebeg Pandan

Dandim 0709/Kebumen Hadiri Launcing Grebeg Pandan

KODIM 0709/KEBUMEN. Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang bersama Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menghadiri acara grebek pandan sekaligus membuka launching Kawasan Anyaman Pandan dan Kampung Batik Kabupaten Kebumen yang dipusatkan di alun-alun Karanganyar, Kab. Kebumen, Sabtu (3/8/19).

Selain itu acara juga dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi Drs Syahrul MSi., Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono SH, Kepala Dispermades P3A Kebumen Drs H. Frans Haidar MPA, Danramil 04/Karanganyar Kapten Arm Sudarto, Danramil 05/Karanggayam Kapten Inf Catur, Pasiter Kodim 0709/Kebumen Kapten Inf Bambang Muldianto serta sejumlah pejabat lainnya turut dalam acara itu.

Anyaman pandan yang merupakan salah satu produk lokal unggulan Kab. Kebumen merupakan salah satu produk yang akan terus dikembangkan Pemkab Kebumen. Guna mendukung pengembangan dan membangun kawasan tersebut tentunya Pemkab Kebumen butuh perhatian dan dukungan dari semua pihak. Pemkab Kebumen juga telah mengucurkan bantuan dana kepada pemerintah desa di 22 desa penyangga kawasan sebesar Rp 2 miliar yang akan berlanjut ke tahun 2020.

Menurut Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, Kegiatan ini akan bisa menjadikan Kebumen mandiri dan akan mampu menarik minat para wisatawan untuk mencintai produk lokal. Anyaman pandan yang menjadi produk lokal kebanggaan Kab. Kebumen telah memiliki nilai strategis dalam mengembangkan Geopark. Melalui launching ini Pemkab Kebumen dibantu semua pihak akan terus mengembangkan produk Kawasan Anyaman Pandan dan Kampung Batik sebagai produk khas Kebumen.

“Saya akan mendukung strategi ini dan saya berharap akan bisa terus dilanjutkan sebagai bentuk upaya nyata pembangunan wilayah dan mengangkat produk lokal. Kita harus bangga dengan produk anyaman pandan dan batik Kebumen yang kualitasnya cukup bagus, namun sayangnya potensi ini masih belum terjual melalui bisnis online. Mudah-mudahan melalui launcing kawasan anyaman pandan dan kampung batik ini bisa kita dorong pemasarannya dalam bentuk media online,” terangnya.

Anyaman pandan dan batik menjadi salah satu ikon Kab. Kebumen yang perlu mendapatkan perhatian serius semua pihak sebagai budaya lokal Kebumen. Ada dua wilayah yang masuk kawasan anyaman pandan yakni Kec. Karanggayam dan Kec. Karanganyar. Dengan  desa penyangga di wilayah Kecamatan Karanggayam, Desa Penimbun dan Karanggayam. Kemudian, untuk wilayah Kecamatan Karanganyar, desa penyangganya ada di kawasan Desa Wonorejo, Pohkumbang, dan Grenggeng. Sedangkan, wilayah yang masuk kawasan batik yakni Kecamatan Pejagoan dengan desa penyangga kawasan Desa Jemur. Kemudian, Kecamatan Kebumen, desa penyangga kawasan Gemeksekti dan Jemur.

Pada kesempatan itu Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang dan Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz juga disuguhkan serangkaian kegiatan yang digelar pada acara launching kawasan anyaman pandan dan kampung batik, diantaranya bocah nganyam massal yang diikuti sekitar 400 siswa SD dan SMP di wilayah Karanganyar dan Karanggayam. Membatik massal yang diikuti 40 perajin batik. Bagi para pengunjung juga digelar membatik dengan media mori dan pigura. Disis lain juga dibuka Workshop bedah buku dan diskusi Gemrenggeng Grebeg Pandan Desa Kawasan Anyaman Pandan. Ada juga lomba desain anyaman pandan yang diikuti desa kawasan, stand bursa oleh Bumdes Berdikari dan bursa kawasan produk anyaman pandan dan batik serta bursa pernak pernik karya anyaman pandan serta produk lainnya. Selain itu juga ada yang menampilan kesenian daerah khas Kebumen yakni cepetan massal dan tari kuda lumping yang dimainkan bocah SD dari Kecamatan Karanggayam. Sedangkan untuk launching ditandai dengan pelepasan balon terbang oleh Bupati dan sejumlah pejabat lainnya.(Pendim)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *