Meriahkan Hari Jadi Kebumen ke 390 Dengan Pesona Adat Khas Kebumen

Meriahkan Hari Jadi Kebumen ke 390 Dengan Pesona Adat Khas Kebumen

KODIM 0709/KEBUMEN, Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz bertindak selaku inspektur upacara dalam rangka peringatan Hari Jadi Kebumen ke 390 yang diikuti seluruh jajaran Forkopimda, pejabat dilingkungan Pemkab Kebumen dan seluruh para Kades se Kab. Kebumen bertempat di Aluan alun Kebumen, Rabu (21/08/19).

Ada yang unik dalam puncak peringatan tahun ini dan berbeda dengan tahun-tahun lalu yakni pakaian adat khas Kebumen yang dikenakan mulai dari Bupati seluruh tamu undangan hingga seluruh peserta upacara. Setelah melalui revisi terkait Hari Jadi Kabupaten Kebumen yang semula ditetapkan tanggal 1 Januari kini menjadi 21 Agustus, dengan mengenalkan pakaian khas adat daerah Kebumen dengan pesonanya. Menurut sumber Humas Pemkab Kebumen rencananya setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kebumen diwajibkan mengenakan pakaian adat khas Kebumen di hari-hari tertentu.

Pakaian adat tersebut telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 Tahun 2017 tentang Pakaian Adat Khas Kabupaten Kebumen. Sesuai dengan Perbup itu, pakaian adat untuk laki-laki terdari dari surjan lengan panjang dengan kerah berdiri, bahan baju lurik motif kecil warna coklat tanah kehijauan. Kemudian, berkancing bungkus sesuai warna busana tiga kancing kait dikrah, dua buah di dada kanan kiri. Kemudian, celana panjang komprang warna hitam, lancingan bebed panjen kain Batik Kebumen motif jagatan latar putih bahan katun. Ikat Pinggang berupa sabuk kopel, penutup kepala meretan berbentuk segitiga. Motif meretan warna dasar merah kecoklatan dibingkai batik motif modang, gambar lawet berwarna hitam disetiap ujungnya, gambar lawet pada ujung segitiga lebih besar, cucuk lawet menghadap ke depan dengan bahan katun. Alas kaki sepatu pantofel hitam, kaos kaki hitam atau sandal bandolan. Sementara, pakaian adat perempuan terdiri dari kebaya kartini lengan panjang warna coklat kehijauan, stagen warna hitam, kain batik Kebumen motif jagatan latar putih dengan wiron mataraman dengan bahan katun. Alas kaki sepatu pantofel hitam atau sandal selop terbuka, rambut sanggul jogja, bagi yang berjilbab warna kerudung krem.

“Pemerintah Kabupaten Kebumen melakukan pembinaan terhadap penggunaan pakaian adat dalam rangka pemberdayaan, pengembangan dan pelestarian
warisan budaya Kabupaten Kebumen,” bunyi pasal 5 ayat 1 Perbup tersebut.(Pendim/Kebumenexpres)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *