Sinergitas Babinsa Koramil 22/Ayah Bersama PPL

Sinergitas Babinsa Koramil 22/Ayah Bersama PPL

KODIM 0709/KEBUMEN, Pemerintah Kab. Kebumen bersama Kodim 0709/Kebumen dan jajaran saat ini getol sekali menyukseskan program pencapaian swasembada padi, jagung dan kedelai. Program ini tentunya akan bisa tercapai dengan dukungan sinergitas penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).

“Sinergitas yang telah terjalin oleh penyuluh pertanian dengan Babinsa di desa yang telah ditetapkan sebagai mitra karib para insan tani sangat penting untuk terus dilakukan. Terutama dalam pencapaian percepatan swasembada pangan nasional,” kata anggota PPL Desa Demangsari Kec. Ayah Kab. Kebumen, Kamis (15/8/19).

Menurut dia, semua kegiatan ini diperlukan sinergitas bukan hanya lintas sektoral namun dengan para anggota kelompok tani, hal ini bertujuan untuk menghilangkan ego sektoral dalam pensukseskan program upaya khusus (upsus) Babinsa di lapangan sekaligus pencapaian swasembada pangan di daerah Kab. Kebumen khususnya untuk komoditi padi, jagung dan kedelai (Pajale).

Penyuluh pertanian dan Babinsa memiliki tanggungjawab dan kewajiban untuk yang sama dalam mengawalan dan mendampingi pelaksanaan penerapan pertanian yang maju berbasis penerapan tekhnologi. Upaya khusus juga bukan hanya pada sektor tanaman namun optimalisasi lahan dan rehabilitasi jaringan irigasi pun dilakukan Babinsa secara terpadu.

Peningkatan kemampuan kelembagaan petani (BPP/BP3K), kelompok tani, gabungan kelompok tani, petani, pengelola pemanfaatan air (P3A) dan gabungan P3A serta kelembagaan ekonomi petani akan berarti dalam mencapai nilai strategi penguatan akses usaha tani maju. Termasuk juga mengembangkan jaring dan mitra kerja dengan pelaku usaha. Melakukan identifikasi, penadataan dan pelaporan teknis pelaksanaan kegiatan. Juga, menggerakkan dan memotivasi petani untuk tanam serentak.

“Penyuluh dan Babinsa sebagai pendamping para petani selalu melakukan koordinasi yang ketat serta memotivasi para petani untuk lakukan tanam serentak, perbaikan, pemeliharaan dan pembuatan jaringan irigasi juga menjadi pokok dan ujung tombak kegiatan pendampingan melalui upaya – upaya khusus Babinsa. Juga, gerakan pengendalian organisme pemberantasan hama dan penyakit tanaman hingga masuk masa panen,” ungkap Hamid.

Selain itu, Babinsa juga memiliki tugas khusus dalam melaksanakan dukungan penyaluran benih, pupuk dan alat mesin pertanian (Alsistan). Tugas lain yang diemban Babinsa juga membantu mengawasi penyaluran bantuan berupa infrastruktur jaringan irigasi serta pendataan, pelaporan secara teknis pelaksanaan kegiatan dan identifikasi di lapangan.

Sementara itu Babinsa Koramil 22/Ayah Kopda Sony mengatakan, “Rapat koordinasi bidang pertanian adalah upaya sinkronisasi penyuluhan yang dilaksanakan yang utamanya pengawalan serta pendampingan penyuluh di lokasi sentra padi, jagung dan kedelai. (Pajale).

“Kita akan selalu bangun terus koordinasi yang bersinergi antara penyuluh, Babinsa, Gapoktan dan Poktan dalam mengawal dan menyusun rencana kerja pendampingan pertanian di lokasi sentra pangan,” ujar Sony.

Hasil data yang dihimpun Babinsa juga dilaporkan ke kantor BPP dan dilaporkan ke Markas Kodim 0709/Kebumen yang nantinya akan dibuat sebagai bahan laporan pimpinan pusat. (pendim//humaskab).

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *