Capai 60 Persen Jalan Rabat Beton, Satgas TMMD Rahayu Terus Ajak Warga

Capai 60 Persen Jalan Rabat Beton, Satgas TMMD Rahayu Terus Ajak Warga

KODIM 0709/KEBUMEN. Satgas TMMD Reguler ke 106 Kodim 0709/Kebumen terus bekerja mengejar dan merampungkan sasaran fisik utama yakni pengerjaan jalan rabat beton yang memiliki panjang 673 meter dan lebar 3 meter dengan ketebalan cor 0,15 meter di Desa Rahayu Kec. Padureso Kab. Kebumen. Senin (21/10/19).

“Kita cepat selesaikan ini karena selain sasaran fisik utama, cor beton ini juga merupakan sasaran bergengsi yang bisa kita lakukan pada program TMMD ini, kita berharap semua akan bisa kita selesaikan tepat waktu. Saya optimis pekerjaan ini rampung karena sebagian besar sasaran fisik lainnya sudah ada yang selesai hingga 100 persen.” ujar Pasiter Kodim 0709/Kebumen Kapten Inf Bambang Muldianto saat ditemui Tim Pendim di lapangan.

Menyinggung sola sasaran fisik lainnya, Pasiter Kapten Inf Bambang menjelaskan, ada beberapa yang sudah rampung hingga 100 persen dan masih ada yang hampir mendekati 100 persen, Lanjut Bambang, dari 6 unit pembangunan RTLH hanya satu yang baru mencapai 60 persen yakni RTLH milik BP. Turut di Dukuh Sijaran RT 01 RW 02 Desa Rahayu. Meski demikian saya yakin warga dan anggota Satgas bisa menyelesaikan hingga 100 persen dalam kurun waktu kurang dari satu minggu kedepan.

Kapten Inf Bambang juga menambahkan, sasara lainnya yang hampir mencapai 100 persen juga, yakni pembuatan talud dan teras Masjid Baiturrahman yang kini keduanya sudah mencapai hasil 91 persen. Ini artinya, ujar Bambang, kita di lapangan benar-benar bekerja dan bekerja. Saya harap ini bisa menjadi pelajaran sekaligus contoh bagi masyarakat setempat pada kegiatan-kegiatan lainnya. jelas Kapten Inf Bambang.

Dari sasaran sepanjang 673 meter, Satgas TMMD kini mampu menyelesaikan hingga sejauh 400 meter atau 60 persen dari capaian target. Hal itu dijelaskan Bati Bakti TNI Kodim 0709/Kebumen Peltu Harianto saat memimpin pengecoran di lapangan. Disampaikan Harianto, capaian ini tergolong lebih cepat disaat minimnya suplai air untuk campuran material, meski demikian, ujar Harianto, kita telah mengorganisir warga setempat untuk mencukupi kebutuhan air saat pegecoran berlangsung. (Pendim).

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *