Desa Rahayu Tanggap Bencana, BPBD Padukan Satgas TMMD Reg 106

Desa Rahayu Tanggap Bencana, BPBD Padukan Satgas TMMD Reg 106

KODIM 0709/KEBUMEN. Oktober  menjadi  bulan sangat istimewa  bagi masyarakat  Desa Rahayu. Desa dengan panorama perbukitan yang terletak di selatan bendungan Waduk Wadaslintang itu, menyimpan sumber daya alam yang potensial bagi warganya. Selain menjadi ajang penyelenggaraan kegiatan fisik TMMD Reguler ke 106 Kodim 0709/Kebumen, terpilihnya Desa Rahayu juga sebagai pusat kegiatan terpadu non fisik lintas sektoral.

Seperti yang dilakukan Dinas BPBD Kab. Kebumen yang menggelar simulasi penanganan bencana alam banjir di Balai Desa Rahayu. Sabtu (19/10/19). Dalam kegiatan itu, BPBD Kebumen melibatkan sejumlah anak-anak muda karangtaruna desa sebagai kader. Para kader ini diberikan pembekalan selama tujuh hari dengan agenda peningkatan dan penyuluhan  kader  Destama yang bertujuan untuk  melatih dan meningkatkan kemampuan kader dalam menangani dan penanggulangan akibat bencana alam yang sewaktu-waktu siap dibutuhkan.

“Kader ini kita siapkan karena nantinya mereka akan mampu mengkoordinir siapa, berbuat apa dan bilamana terjadi bencana, sehingga dampak yang ditimbulkan akibat bencana tadi dapat kita minimalisir secara mandiri dan guna penanganan lebih lanjut.” terang Rido Wawan dan Anggit Sukamto dari Dinas BPBD Kebumen saat memberikan pelatihan kepada sejumlah pemuda Desa Rahayu.

Wawan juga mengatakan, “kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas bersama TMMD Reguler ke 106 yang diselenggarakan Kodim 0709/Kebumen. Disamping itu, menurut Wawan, pelatihan ketanggapsegeraan bagi para kader ini adalah untuk mendukung pelaksanaan latihan tanggap darurat yang akan digelar BPBD kerjasama Kodim 0709/Kebumen dalam waktu dekat. Menurut Wawan, lokasi yang dijadikan sasaran selain Desa Rahayu juga beberapa Desa di wilayah Kec. Poncowarno.

Selain panorama alam yang indah, Desa Rahayu juga menyimpan satu keunikan bagi siappun yang berkunjung kesana. Salah satunya yang unik yakni wisata alam RIVER TUBING yang oleh masyarakat dijadikan sebagai sumber pendapatan lokal. Air yang mengalir di sungai Desa Rahayu merupakan air jalur waduk Wadaslintang, inilah mengapa desa itu kini menjadi perhatian publik. (Pendim).

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *