Luar Biasa…! Ibu 50 Tahun Ini Berprofesi Sebagai Tukang

Luar Biasa…! Ibu 50 Tahun Ini Berprofesi Sebagai Tukang

KODIM 0709/KEBUMEN. Ibu berusia 50 tahun ini membuat decak kagum anggota Satgas TMMD Reguler ke 106 Kodim 0709/Kebumen, pasalnya Ibu yang satu ini memiliki kemampuan tukang yang tidak kalah jika dibandingkan dengan kaum pria yang berprofesi sama. Hal itu ditunjukan Ibu tiga anak dan dua cucu ini saat pelaksanaan pembangunan rumah tidak layak huni milik Bapak Surip warga Dukuh Krajan RT 02 RW 01 Desa Rahayu Kec. Padureso Kab. Kebumen. Kamis (17/10/19).

Semangatnya tidak kalah dengan tukang pada umumnya, Selain masih berstatus sebagai Ibu rumah tangga, ternyata profesinya sebagai tukang telah ia jalani sejak lima tahun lalu yang diperoleh dari belajar dengan suaminya Paryudi yang juga berprofesi sebagai tukang.

“Suami memang berprofesi sebagai tukang, namun sering dipanggil kerja ke luar desa membantu menyelesaikan bangunan rumah, saat bersamaan warga desa membutuhkan tenaga suami juga. warga kecewa karena tidak mendapatkan tenaga suami saya, warga berharap agar ada tenaga cadangan yang memiliki kemampuan menyamai suami saya, atas dasar itulah maka saya belajar dengan suami untuk berprofesi sebagai tukang bangunan. Profesi ini sudah saya jalani selama lima tahun dan hasilnya bisa untuk membantu kebutuhan keluarga.” ujar Pariah.

Dirinya terlihat sangat semangat saat membantu Satgas TMMD Reguler ke 106 yang tengah melaksanakan pembangunan rumah milik BP. Surip. Bu Par sapaan akrabnya, tak heran bila tugasnya beda dengan ibu-ibu pada umumnya, selain berprofesi sebagai tukang, Bu Par juga punya kemampuan bertani, bahkan Bu Par sering kerja diproyek rumahan ditetangganya. Saat Program TMMD dilaksanakan di desanya, ia sesekali membantu menjadi tukang memasang pondasi dan pengecoran pilar rumah hingga memasang bata.

“Semua pekerjaan yang bisa saya lakukan dan akan saya jalani sesuai kemampuan, seperti jadi tukang bangunan, ini itung-itung buat sangu anak dan cucu saya ke sekolah,” imbuh dia tersenyum.

Dikatakan Bu Par, dirinya sangat senang bekerja dengan ditemani anggota TNI dari satgas TMMD Rahayu yang juga turut bekerja bersama dirinya. “Saya merasa terpanggil untuk membantu warga, tidak sebatas itu, peran saya tidak terbatas membantu pekerjaan fisik saja, namun saya pun secara sukarela menyediakan makan dan minum bagi warga maupun anggota TNI yang sedang bekerja.” katanya. (Pendim).

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *