Kasdim Hadiri Dialog Interaktif Ratih TV Bahas Hari Bela Negara

    Kasdim Hadiri Dialog Interaktif Ratih TV Bahas Hari Bela Negara

    KODIM 0709/KEBUMEN. Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0709/Kebumen Mayor Chb Dapotma Pandiangan bersama Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kebumen, Nurtaqwa Setiabudi, SH mengajak seluruh elemen masyarakat agar memperkokoh rasa solidaritas dengan membangun persatuan dan kesatuan, hal itu diungkapkan pada acara dialog interaktif Ratih TV peringatan Hari Bela Negara bertempat di Studio Ratih TV yang dipandu moderator Mas Dede Setiawan. Senin malam (16/12/19).

    Dalam dialognya, Mayor Chb Dapotma menghimbau seluruh warga Kebumen untuk selalu menjaga  persatuan dan kesatuan bangsa, hal tersebut sebagai bentuk loyalitas atas pelaksanaan hari Bela Negara yang akan diperingati secara serentak pada tanggal 19 Desember 2019. Dihadapan pemirsa Ratih  TV Kebumen, Mayor Chb Dapotma dihadapan ratusan masyarakat pemirsa Ratih TV juga mengajak berbagai unsur mayarakat seperti aparatur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi kepemudaan untuk tetap eksis meningkatan kegiatan bela negara sesuai latar belakang profesi masing-masing.

    “Bela negara tidak selalu identik dengan harus mengangkat senjata, tetapi hal kecil seperti mendidik anak di rumah juga termasuk bela negara, mendorong anak untuk rajin belajar juga bentuk bela negara, hal yang nyata bisa kita tunjukan dengan berprestasi kepada bangsa ini, itu juga merupakan bentuk bela negara.” sebut Kasdim.

    Lebih lanjut Kasdim juga menjelaskan, “Pada momentum peringatan Hari Bela Negara tahun ini, saya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat Kebumen untuk belajar dari sejarah bangsa. Sejarah mencatat bahwa Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai negara yang berdaulat tidak lepas dari semangat bela negara dari seluruh kekuatan rakyat, mulai dari prajurit TNI, petani, pedagang kecil, nelayan, ulama, santri, dan elemen rakyat yang lain. Mereka telah berjuang, mengorbankan jiwa raganya untuk membela tanah airnya dari para penjajah.

    Sejarah juga menunjukkan kepada kita semua bahwa membela negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata seperti yang saya jelaskan diatas, akan tetapi juga dilakukan oleh setiap warga negara dengan kesadarannya untuk membela negara, melakukan upaya-upaya politik maupun diplomasi.” pungkasnya. (Pendim)

    Bagikan

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *