Tingkatkan Produksi Tanaman Padi, Babinsa dan PPL Kuwarasan Ajak Petani Tanam Jajar Legowo

    Tingkatkan Produksi Tanaman Padi, Babinsa dan PPL Kuwarasan Ajak Petani Tanam Jajar Legowo

    KODIM 0709/KEBUMEN –  Berbagai upaya untuk meningkatkan produksi tanaman padi telah dilakukan oleh petani-petani kita, baik dengan penggunaan bibit unggul, pemupukan yang tepat, pengairan yang cukup, pengendalian hama penyakit dan lain sebagainya.

    Kali ini Babinsa Desa Harjodowo Koramil 19/ Kuwarasan Sertu Mukharor bersama PPL BPP Kec Kuwarasan ajak petani untuk menanam padi dengan sistem jajar legowo di antaranya adalah milik Ibu Sarmi anggota kelompok tani (Poktan) Harjo Tani Desa Harjodowo Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen, Rabu (05/02/2020)

    Sistem tanam jajar legowo adalah salah satu cara untuk meningkatkan populasi dengan cara mengatur jarak tanam. Selain itu sistem tanam tersebut juga memanipulasi lokasi tanaman sehingga seolah-olah tanaman padi dibuat menjadi taping (tanaman pinggir) lebih banyak. Seperti kita ketahui tanaman padi yang berada dipinggir akan menghasilkan produksi lebih tinggi dan kualitas gabah yang lebih baik hal ini disebabkan karena tanaman tepi akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak.

    PPL Ludiyono dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, “Sistem tanam Jajar legowo kali ini kita gunakan  2 : 1 yang artinya  Setiap dua baris diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Namun jarak tanam dalam barisan yang memanjang dipersempit menjadi setengah jarak tanam dalam barisan”, terangnya.

    Sementara Babinsa Harjodowo Sertu Mukharor juga menyampaikan kepada para petani yang berada di lokasi tentang manfaat sistem tanam jajar legowo adalah Menambah jumlah tanaman padi Otomatis juga akan meningkatkan produksi tanaman padi, Memperbaiki kualitas gabah dengan semakin banyaknya tanaman pinggir, Mengurangi serangan penyakit, Mengurangi tingkat serangan hama, Mempermudah dalam perawatan baik itu pemupukan maupun penyemprotan pestisida dan Menghemat pupuk karena yang dipupuk hanya bagian dalam baris tanaman.

    “Saya harapkan para petani yang lainnya khususnya dalam tanam padi bisa menggunakan sistem tanam jajar legowo karena manfaatnya yang cukup besar dalam rangka meningkatkan hasil produksi gabah”, pungkas Mukharor. (SSY’95/Pendim)

     

    Bagikan

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *