Dandim 0709/Kebumen Minta Maksimalkan Penanganan Covid-19

    Dandim 0709/Kebumen Minta Maksimalkan Penanganan Covid-19

    KODIM 0709/KEBUMEN. Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS. Prawira Negara. M. S.E., M.M menghadiri rapat konsolidasi tim gugus percepatan penanggulangan Covid-19 dipimpin langsung Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz selaku Ketua Gugus Depan Penanganan Covid-19. Rapat konsolidasi bertempat di Ruang Jatijajar Komplek Rumah Dinas Bupati Kebumen yang dihadiri sedikitnya 40 orang. Kamis (2/4/20).

    Bupati Kebumen KH. Yazid Mafudz selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19), meminta peserta rapat konsolidasi bisa memberikan saran dan masukan untuk evaluasi proses percepatan penanggulangan Covid- 19. Bupati juga meminta masalah ini adalah masalah bersama yang melibatkan seluruh masyarakat, Bupati berharap seluruh yang terlibat memiliki tanggung jawab bersama. Menyinggung perihal keamanan di wilayah perbatasan. Bupati meminta “masyarakat agar tidak terlalu takut, kita harus kerja keras bersama, perlu diketahui bahwa pada hari Rabu pukul 13.00 Wib ada 1 orang positif yang saat ini dirawat di RSUD Sudirman Kebumen.” ucap Bupati.

    Dalam acara tersebut Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS. Prawira Negara. M. S.E., M.M selaku Wakil Ketua I Gugus Tugas meminta, “Untuk organisasi gugus tugas perlu kita samakan visi dan misinya yang diatur ketua dalam melakukan percepatan penanganan ini, disini saya melihat dari struktur tugas kita masih banyak sekali yang belum tahu fungsinya,  maka dari itu dalam hal ini TNI banyak dilibatkan dalam tugas tersebut, berdasarkan laporan dari Pasi Ops saya, pelaksanaan belum terealisasi secara menyeluruh, maka dari itu mohon ijin dari ketua untuk mensingkronkan terlebih dahulu.” terang Dandim.

    Dandim juga mengatakan, “berdasarkan hasil survey di lapangan dan pengecekan pos-pos serta hasil koordinasi, bahwa penularan virus corona melalui doplet dan Social Distancing. Untuk pengendalian di wilayah perbatasan Kabupaten Kebumen ada beberapa  titik pengawasan seperti di Stasiun, di Terminal Bus, wilayah Mirit yang berbatasan dengan Kabupaten Purworejo dan wilayah Kecamatan Ayah yang berbatasan dengan Kabupaten Cilacap dimana ada 2 orang dari luar negeri yang diketahui masuk wilayah Kebumen yang berstatus TKI. Sedangkan untuk di dalam negeri sendiri, adanya pemudik yang perlu dimonitor secara khusus guna upaya meminimalisir penyebaran virus corona supaya tidak masuk ke wilayah Kabupaten Kebumen.

    Untuk Klarifikasi dari luar, kata Dandim, yang lewat Stasiun sudah steril karena sudah di scan, namun yang masih perlu diperketat adalah penumpang bus yang masih perlu di monitor. Terkait dengan perkembangan ini, tidak lanjutnya adalah harus ada tempat transit untuk isolasi di wilayah perbatasan Kabupaten Kebumen. Atas dasar kebijakan dari pemerintah untuk penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Kebumen, kebijakan tersebut dibidang keuangan daerah dan harus dikawal  guna untuk kelancaran dalam penanganan kasus Covid -19.

    Hal senada juga disampaikan Kapolres Kebumen AKBP Rudi Cahya Kurniawan MSI, MH, MKN. selaku  Wakil Ketua II Gugus Tugas, “kita tetap akan bekerja keras sesuai aturan pemerintah dalam melangkah dan meninjaklanjuti proses percepatan penanggulangan Covid-19 ini. Himbuan dari Presiden terkait social distancing bersekala besar minimal meliputi liburkan sekolah, liburkan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan  kegiatan di tempat umum, jaga jarak dan meniadakan kegiatan kumpul-kumpul yang tidak penting.

    Sebagai tindak lanjut, maka dimohon kepada bapak ketua dan semuanya agar hal ini di ketahui hingga tingkat RT dan RW agar bisa menjaga dan memaksimalkan sesuai ketentuan pemerintah. Pelaksanaan operasi tempat yang bersifat keramaian kami sebagai petugas akan membubarkan dan memberikan peringatan, kegiatan ini semata-mata guna menjaga menyebarnya virus covid-19. Kami mohon segera unit kerja lengkap sebagai Gugus Tugas percepatan penanggulangan covid-19 lebih ekstra lagi.

    Edukasi di mayarakat masih kurang maksimal, saat penguburan jenazah sesuai SOP belum ditentukan lahan mana yang akan menjadi area pemakaman bagi yang terkena positif Covid-19 jika ada penolakan dari warga. Kita juga perlu membicarakan bagi petugas makam Covid-19 perlu adanya kesiapan APD dan harus dibentuk tim gugus tugas dalam penanganan pemakaman ini dan jika perlu dilantik dan diperhatikan kesejahteraannya.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kebumen Sarimun S.Sy, Bupati Kebumen K. H Yazid Mahfudz,  selaku Ketua Gugus Depan Penanganan Covid-19, Sekda Kebumen H. Ahmad Ujang Sugiyono, SH, Kepala Dinkes Kab. Kebumen Dr H. Dwi Budi Satriyo M. kes, Kepala Disporawisata Kab. Kebumen Azam Fathoni M,Si, Plt. Kepala BPBD Kab Kebumen Teguh Kristianto, S.E, M.Si, Kepala BPKAD Kab Kebumen Drs Aden Andri Susilo M.Si, Kepala Dispermades Kab Kebumen Frans Haidar, M.Si, Kastpol PP Kab. Kebumen Agung Pambudi, M,Si, Ka Disperindag Kab. Kebumen Drs. H. Nugroho Tri Waluyo dan para Kepala Bagian Pemda Kab Kebumen. (Pendim).

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *