Dandim 0709/Kebumen, Panen Melon Bersama Petani Urutsewu

    Dandim 0709/Kebumen, Panen Melon Bersama Petani Urutsewu

    KODIM 0709/KEBUMEN, Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS. Prawira Negara Matondang, S.E., M.M didampingi Pasi Intel Kodim 0709/Kebumen Kapten Inf Rudiyanto, Danramil 02/Gombong Kapten Inf Ali Kuntara, Danramil 13/Buluspesantren Lettu Inf Nowo Kiswanto bersama warga urutsewu panen melon perdana di lahan milik TNI AD Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Kamis (10/9/20).

    Kehadiran Dandim 0709/Kebumen disambut gembira para petani melon, mereka bangga dengan kehadiran Dandim mampu menciptakan suasana semakin sejuk, terlebih saat Dandim memberikan motivasi dan dorongan semangat pada para petani melon untuk selalu berdampingan dengan TNI AD dalam mewujudkan kemanunggalan TNI Rakyat.

    “Kami para petani tidak merasa terganggu jika lahan sedang digunakan latihan TNI AD, bahkan kami merasa ada yang menjaga tanaman itu. Meski lahan itu milik TNI AD, kami tetap bisa berdampingan bahkan hari ini kita bisa panen besar setelah masa tanam 60 hari. Ada sekitar 21 ribu pohon melon di lahan 1 Ha ini bisa kita panen semua, bahkan bisa terhimpun hingga 2 truck, ini berkat kebaikan dan kebijakan TNI-AD, Alhamdulillah panen kali ini cukup menggembirakan, bahkan Dandim ikut membantu panen melon kali ini.” ujar Nanang Eko Prasetiyo (26) warga Dukuh Lakung RT 04/RW 05 Desa Brecong, Kec. Buluspesantren, Kabupaten Kebumen.

    Hal serupa juga dikatakan Paryono (31) warga Dukuh Kepek RT 02/05 Desa Seteojenar.  Paryono mengaku senang panen kali ini hasilnya bagus, terlebih kami didampingi Komandan Kodim 0709/Kebumen serasa mampu menciptakan iklim yang aman, sehingga kami para petani melon lancar saat panen kali ini. Harapan saya pertanian tetap diijinkan menanam dilahan milik TNI AD dengan saling berdampingan dan bekerjasama, guyup rukun antara TNI dan Rakyatnya, sehingga saling menjaga kondisi wilayah.” ungkap Paryono.

    Pada kesempatan yang sama, Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS. Prawira Negara Matondang, S.E., M.M mengatakan, “mari kita bergandengan tangan, tidak ada saling curiga, saling bahu membahu menghidupkan perekonomian daerah, ini bukti bahwa selama ini petani melon tidak dirugikan meski merasa di lahan milik TNI AD, mereka masih bisa panen dan bahkan tanaman menjadi aman karena terjaga dari kerugian,” Tegas Dandim. (Pendim)

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *